Cek Pengecer dan Pangkalan, Tim Gabungan Pastikan Stok dan Distribusi LPG Aman

Cek Pengecer dan Pangkalan, Tim Gabungan Pastikan Stok dan Distribusi LPG Aman
Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito, saat cek elpiji di pangkalan Kelurahan Gedog. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Tim gabungan Kota Blitar menggelar inspeksi mendadak atau sidak pengecer dan pangkalan serta agen LPG (elpiji). Hal itu untuk memastikan kondisi dan stok LPG subsidi.

Tim gabungan terdiri Polres Blitar Kota, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar perwakilan Pertamina hingga Hiswana Migas.

“Sidak ini menindaklanjuti keluhan masyarakat soal elpiji subsidi. Hasilnya sementara kondisinya aman dan konsumen tidak usah panik,” kata Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito, Rabu (5/2/2025).

Read More

Baca Juga :Mangkrak Selama 9 Tahun, IPLT di Tulungagung Akhirnya Beroperasi Kembali, Dipastikan Tak Timbulkan Bau

Lokasi yang menjadi sasaran sidak adalah pangkalan di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Di tempat itu, petugas mengecek persediaan elpiji. Baik elpiji subsidi maupun nonsubsidi. Hasilnya, menurut pedagang stok dalam kondisi aman.

Bahkan, konsumen banyak yang beralih membeli LPG nonsubsidi. “Iya, karena kalau nonsubdi stoknya aman terus. Yang dikeluhkan itu yang non subsidi,” katanya.

Dia mengatakan berdasarkan penuturan pedagang, di pangkalannya distribusi juga lancar. Dalam kali 1 kiriman mendapatkan hingga 50 tabung. “Lancar distribusinya. Kalau memang habis, konsumen juga mau diarahkan ke nonsubsidi,” katanya.

Baca Juga :Hadiri Paripurna LKPJ, Bupati Blitar Rini Syarifah Sampaikan Ucapan Selamat ke Rijanto-Beky

Selain di pangkalan Kelurahan Gedog, tim juga mengecek stok di pengecer di Kelurahan Sentul, Kota Blitar. Di lokasi juga tak menemukan kelangkaan.

Terakhir cek di agen di Jalan Cilwung Kota Blitar. Kodisinya juga normal dan distribusi aman. “Pasokan aman. Mulai dari agen, pangkalan hingga pengecer,” katanya. Soal harga juga tak ada perubahan di tingkat pangkalan. Yakni Rp 18 ribu.

Baca Juga :Disambangi Mendag Budi Santoso, Peternak Ayam Kabupaten Blitar Ingin Ikut Andil MBG

Sementara itu Sales Brand Manager Pertamina Kediri, Fajar Wasis menjelaskan memang ada perubahan soal distribusi LPG. Jika sebelumnya pembelian di tingkat pengecer, ada aturan baru beli di pangkalan. Nah itu ternyata berubah lagi. Pada 4 Februari 2025 pembelian bisa di pengecer. “Kami ikuti regulasi pemerintah,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *