Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 1.819 warga terkonfirmasi mendaftar untuk mengikuti seleksi CPNS Pemkab Trenggalek. Mereka bakal memperebutkan 100 formasi yang disediakan dalam pengadaan CPNS Pemkab Trenggalek tahun 2024.
Baca Juga :Bayi Sempat Tersenyum saat Ditemukan Warga Perumahan Mojoroto Indah
Dari ribuan pelamar itu, ada dua formasi paling favorit. Hal itu merujuk dari jumlah pelamar dengan jumlah banyak. Dua formasi itu yakni arsiparis di dinas kearsipan dan perpustakaan serta auditor di inspektorat. Jabatan auditor menarik 292 pelamar dari tiga formasi yang dibuka.
Dengan kata lain, setiap pelamar hanya memiliki peluang sebesar 1,027 persen untuk lolos seleksi di posisi itu. Sementara persaingan lebih ketat terlihat pada formasi arsiparis dengan jumlah 125 pelamar untuk memperebutkan satu formasi sehingga peluangnya lolos lebih kecil 0,8 persen.
Baca Juga :Cuti Disetujui, Mak Rini Bacabup Blitar Lengser Sementara Dua Bulan
“Meskipun ada antusiasme yang tinggi, namun ada juga 12 formasi yang nihil pendaftar,” kata Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Kinerja (PPIK) BKD Trenggalek, Indrayana Anik Rahayu.
Belasan formasi yang tidak diminati pelamar itu mayoritas merupakan posisi dokter spesialis di RSUD Panggul Trenggalek. Beberapa formasi tanpa pelamar itu adalah dokter spesialis bedah, anastesi, kandungan, anak, patologi klinik, penyakit dalam dan radiologi.
“Selain itu ada satu formasi untuk penata kelola pemerintahan dan empat formasi untuk jabatan pranata komputer yang sepi pendaftar,” imbuhnya.
Baca Juga :RSUD Karsa Husada Batu Serahkan Hasil Tes Kesehatan ke KPU Kota Batu
Dia menyebut, formasi yang nihil pelamar itu akan dilakukan mekanisme optimalisasi yaitu dengan melihat pelamar dengan jabatan serupa di unit kerja lain.
Optimalisasi dilakukan berdasarkan jumlah peserta yang tersisa dari tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dan ketersediaan formasi di unit kerja lain. Optimalisasi ini diharapkan dapat memaksimalkan penempatan PNS sesuai kebutuhan daerah tanpa membiarkan formasi kosong.
“Kami mengoptimalkan pelamar yang gagal di posisi lain tetapi memiliki kualifikasi serupa untuk diisi pada formasi yang tidak ada peminatnya,” pungkasnya.



















