Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Salah satu trayek Djawatan Angkoetan Motor Republik Indonesia (Damri) di Tulungagung menjadi favorit lantaran melayani Kawasan Strategis Wisata Nasional (KSPN).
Baca Juga :Bagian Kepala dan Kaki Uswatun Khasanah Dimakamkan di Satu Liang Lahat
Diketahui, ini merupakan Damri dengan trayek Tulungagung-Pacitan, dimana setiap harinya selalu penuh dengan penumpang.
Plt. Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, Aries Prasetyo mengatakan, Tulungagung memang punya dua trayek Damri diantaranya Tulungagung-Ponorogo dan Tulungagung-Pacitan. Saat ini setidaknya ada dua armada yang tersedia untuk Trayek Tualungagung-Pacitan.
“Damri trayek ini biasa disebut sebagai Damri KSPN, dimana rute trayek yang dilalui oleh Damri ini melewati Jalur Lintas Selatan (JLS) dari Tulungagung menuju Pacitan,” kata Aries Prasetyo, Rabu (29/1/2025).
Baca Juga :Progres Pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban Ditinjau Sesmenko Bersama Komisi V DPR RI
Pada trayek ini menjadi primadona bagi masyarakat lantaran tingkat keterisian penumpang Damri KSPN rata-rata mampu mencapai 70 persen dari kapasitas. Bahkan pada saat libur panjang seperti sekarang atau pada saat akhir pekan, tingkat keterisian penumpang mampu mencapai 100 persen.
Sedangkan untuk tarif Damri KSPN ini diketahui mencapai senilai Rp 21 ribu untuk melayani sekali pemberangkatan baik dari Tulungagung maupun Pacitan. Masyarakat sendiri juga bisa mengakses pelayanan Damri KSPN ini melalui aplikasi Damri Apps, termasuk jadwal dan pergerakan Damri KSPN.
“Pelayanannya bisa online melalui aplikasi, masyarakat bisa merencanakan perjalanan jauh-jauh hari. Pembayarannya juga lewat aplikasi,” ungkapnya.
Terkait jadwal, Damri KSPN Tulungagung-Pacitan berangkat pukul 04.00 WIB dan pukul 16.00 WIB dari Terminal Gayatri Tulungagung. Usai dari Terminal, Damri ini menuju ke Stasiun Tulungagung terlebih dahulu untuk menjemput calon penumpang yang turun dari kereta api.
Tingginya minat terhadap trayek ini, Dishub Tulungagung juga tengah melakukan survei untuk memperluas layanan Damri KSPN khususnya untuk menjangkau jalur wisata pesisir selatan. Pihaknya juga sudah membuat usulan ke Kementerian Perhubungan untuk memperluas trayek Damri KSPN.
Baca Juga :Tahun ini, Kota Blitar Dapatkan Bantuan Pembangunan Single Blok Rusunawa
“Kami sudah buat usulan agar bisa lewat JLS. Berdasar survei kami, arah selatan seperti Campurdarat juga ada peminat,” pungkasnya.



















