Dapur SPPG Bakal Bertambah, BP Taskin RI Cek Lokasi

Dapur SPPG Bakal Bertambah, BP Taskin RI Cek Lokasi
Wakil Kepala I BP Taskin RI, Nanik S Deyang saat bertemu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di rumah dinas Pringgitan.

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ponorogo bakal bertambah. Ini setelah Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia meninjau sejumlah lokasi yang akan dibangun dapur untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bumi Reog.

Rencananya tiga dapur dengan kapasitas ribuan porsi makanan tersebut akan diusulkan di Kecamatan Sooko, Pudak, dan Pulung. Pemilihan lokasi tersebut diharapkan agar program presiden Prabowo bisa merata hingga di daerah pinggiran.

Wakil Kepala I BP Taskin RI, Nanik S Deyang mengatakan, usai meninjau lokasi, BP Taskin akan merekomendasikan ke Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera memberikan izin pendirian dapur SPPG. Menurut Nanik, Kabupaten Ponorogo dinilai perlu segera ada penambahan dapur SPPG, karena sementara ini baru memiliki satu dapur yang berkapasitas 3.000 porsi.

Read More

Baca Juga :Sebanyak 35 Persen Penjaga Warung Positif HIV, Warung Remang-remang Ditutup Paksa

“Dari BP Taskin ini kami menggarapnya di wilayah-wilayah yang miskin atau pinggiran, berapapun jumlahnya nanti. Kenapa Ponorogo karena kota lain sudah banyak yang kerjasama dengan yayasan atau bisa mandiri tanpa kerjasama antar lembaga (BP Taskin dan BGN.red),” ungkap Nanik kepada wartawan seusai bertemu dengan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Nanik menyebut, sesuai instruksi Presiden Prabowo ditargetkan ada 1.000 lokasi SPPG di seluruh Indonesia. Dimana skala prioritasnya untuk wilayah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T). Ini juga merupakan salah upaya mengentaskan kemiskinan.

“Memang target pak presiden ada 1.000 dapur dan Ponorogo salah satunya,” pungkas Nanik.

Sementara itu Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menjelaskan, dipilihnya tiga lokasi pembangunan dapur SPPG di wilayah Sooko, Pudak, dan Pulung, bukan karena masyarakatnya miskin.

Baca Juga :Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Kandat Lakukan Pendampingan Intensitas Produksi Pangan

Akan tetapi pemerintah ingin ada upaya percepatan, sekaligus keadilan agar siswa yang jauh dari pusat kota bisa segera mendapatkan manfaat dari program MBG.

“Barangkali mereka yang ada di luar lingkar kota Ponorogo kami dulukan (pendirian dapur SPPG), fungsinya agar berkeadilan. Saya terima kasih kepada BP Taskin yang sudah mambantu, dan kami akan terus koordinasi, yang dibutuhkan kami siapkan,” ujarnya.

Disinggung lahan yang akan digunakan, Bupati periode tersebut menyebut telah menyiapkan sejumlah lahan mulai dari tanah kas desa (TKD), bengkok maupun aset milik pemerintah lainnya.

Baca Juga :Wali Kota Batu dan Wakil Wali Kota Batu Hadiri Wisuda SOTH dan Selantang Angkatan II PD Aisyiyah Batu

“Dimana pun titiknya kami siapkan. Jadi nanti satu dapur SPPG itu tidak harus mampu mengakomodir 3.000 porsi karena lokasi sekolahnya jauh-jauh, kalau bisanya 500 ya nggak masalah tergantung kebutuhan per wilayah tersebut berapa,” tandas Sugiri Sancoko.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *