DB di Kabupaten Kediri Per 17 Agustus 2025 Capai 209 Kasus dengan Satu Meninggal

DB di Kabupaten Kediri Per 17 Agustus 2025 Capai 209 Kasus dengan Satu Meninggal
Kepala Bidang Pencegahan Penularan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr Bambang Triyono Putro. (bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Kasus demam berdarah (DB) di Kabupaten Kediri masih jadi ancaman.

Kasus DB di Kabupaten Kediri hingga per 17 Agustus 2025 capai 209 kasus dengan satu orang meninggal.

Sementara di tahun 2024 lalu terdapat 542: kasus dengan lima kematian.

Read More

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menyebutkan DB di Kabupaten Kediri Januari 2025 jumlah kasus 43 dengan satu kematian satu orang.

Sementara di bulan Februari 31 kasus, Maret 32 kasus, April 29 kasus, Mei 25 kasus, Juni 22 kasus, Juli 17 kasus dan Agustus 4 kasus.

Baca Juga :Dua Siswa SMPN 2 Ngasem Jawara Pantomim Tingkat SMP Tingkat Kabupaten Kediri

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan, Penularan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Kediri dr. Bambang Triyono Putro menyampaikan, warga Kabupaten Kediri harus ditumbuhkan kesadarannya untuk pencegahan DB.

Mengingat DB berbahaya untuk segala usia. Harus dicegah sejak dini terlebih saat ini musim cuaca ekstrem.

Kelompok kerja operasional Kabupaten Kediri bersinergi dengan kecamatan hingga desa untuk bersama sama menggerakkan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara intensif dan berkelanjutan.

Hendaknya masyarakat tidak abai terkait DB dan harus bisa jaga lingkungan.

“PSN harus aktif, peran jumantik juga harus maksimal dan beri edukasi ke masyarakat untuk cegah db yang sering terjadi di masyarakat Kabupaten Kediri,” ujarnya.

Baca Juga :Residivis Jambret di Tajinan Malang, Baru Sebulan Bebas Sudah Beraksi Lagi

“Maksimalkan tiga M dan jaga kebersihan lingkungan. Jika tergejala DB hendaknya segera diobati atau ke rumah sakit terdekat,” imbuhnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *