Kediri, SEJAHTERA.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri akan kembali menyelenggarakan debat antar pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada tahun 2024.
Debat terakhir itu dilaksanakan di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Kamis (14/11/2024).
Adapun, debat yang digelar pada malam hari itu menghadirkan Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Kediri nomor urut 1 Deny Widyanarko-Mudawamah dan pasangan calon nomor urut 2 Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa.
Tak hanya itu, debat juga dihadiri masing-masing pendukung kedua pasangan calon sebanyak 150 orang.
Baca Juga :Kades Kampung Baru Jombang Diduga Gadaikan Mobil Siaga Desa dan Motor Dinas
Hal itu disampaikan langsung Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim saat menggelar media briefing di salah satu hotel di Kecamatan Ngasem, Rabu (13/11/2024).
Dia mengatakan, kegiatan ini merupakan kerja sama dengan media dalam rangka desiminasi agar pelaksanaan debat publik terakhir Pilkada 2024 bisa memberikan informasi kepada Masyarakat terkait visi-misi pasangan calon nomor urut 1 dan nomor urut 2.
“Intinya dari debat ini penajaman visi-misi Paslon nomor urut 1 dan nomor urut 2 sehingga masyarakat bisa dapat gambaran untuk menentukan pilihannya 27 November 2024,” katanya.
Baca Juga :Oknum Polisi Ditangkap Gara-gara Narkoba
Nanang Qosim menyampaikan, tema dalam debat terakhir adalah penyelarasan pembangunan antara pusat dan daerah. Sedangkan, ada lima Subtema yakni pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pendidikan, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Pihaknya juga sudah memonitoring masukan dari masyarakat terkait debat yakni memutuskan menggunakan Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Jadi paslon nanti menjawab pertanyaan dari panelis dan BNN. Ini adalah komitmen paslon yang menjadi bupati dan wakil bupati lima tahun ke depan dalam rangka penanggulangan dan pencegahan peredaran narkoba di Kabupaten Keidiri,” bebernya.
Baca Juga :Campurkan Pil Dobel L dengan Sambal Kecap, Dua Pengunjung Lapas Tulungagung Diamankan
Tak hanya itu, lanjut dia, KPU sudah melakukan persiapan-persiapan untuk debat terakhir salah satunya rapat koordinasi bersama Polres Kediri, Kodim 0809/Kediri, Satpol PP, dan pihak terkait. Sedangkan, masing-masing paslon diperkenankan membawa pendukung sebanyak 150 orang termasuk partai pengusung dan relawan.
“Saya berharap kita bisa melihat bersama-sama masyarakat Kabupaten Kediri untuk mendapatkan gambaran tentang visi misi pasangan calon dan program kerjanya,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Kediri.



















