Batu, SEJAHTERA.CO – Ratusan warga Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Batu, Jumat (22/12).
Aksi unjuk rasa ini terkait tanggung jawab Pemerintah Kota Batu untuk mengatasi permasalahan banjir yang selalu menghantui warga setempat setiap tahunnya.
Diketahui jika ratusan massa ini datang dengan mengendarai sepeda motor dan sebuah kendaraan pick up berisikan sound system.
Massa dari masyarakat desa Bumiaji Kecamatan Batu Kota Batu ini sengaja datang ke DPRD Kota Batu untuk menyampaikan aspirasi dan meminta solusi atas peristiwa banjir yang selalu menghantui warga sejak 2015.
Kepala Desa Bumiaji, Edy Suyanto menyatakan, aksi tersebut terjadi karena warga Desa Bumiaji, khususnya warga Dusun Beru tidak nyaman lagi. Sebab setiap tahunnya selalu dilanda banjir. Bahkan di tahun 2021 lalu sampai merenggut korban jiwa.
“Mohon kami diterima dengan baik. Aksi kami ini damai. Warga Desa Bumiaji tidak anarkis dan taat akan hukum. Kami datang hanya untuk menyampaikan aspirasi kami. Menuntut hak kenyamanan sebagai warga Kota Batu,” tuturnya.
Dia menambahkan, aksi seperti ini sebenarnya sudah tidak selayaknya terjadi di Kota Batu. Namun jika hanya diam saja, maka Desa Bumiaji akan terus-terusan mengalami banjir setiap tahunnya.
“Sejak tahun 2015 kami jadi langganan banjir. Karena itu, kami sudah tidak nyaman lagi. Kami mohon ada solusi dari DPRD Kota Batu. Jika masih saja tidak ada titik temu, kami akan lakukan Sholat Jumat di gedung ini,” tegasnya.
Aksi unjuk rasa ini ratusan massa desa Bumiaji Kota Batu mendesak pihak DPRD Kota Batu sebagai berikut:
1.DPRD Kota Batu mendorong pemerintah Kota Batu untuk melakukan perbaikan sungai
di sepanjang Sungai Paron di desa Bumiaji yang menjadi langganan banjir tiap tahun.
2. DPRD Kota Batu membentuk tim penyelesaian banjir dengan memetakan kawasan hutan yang rusak dan melakukan pemulihan.
3. DPRD Kota Batu meninjau ulang revisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Batu yang tidak sesuai dengan geografi Kota Batu.
Reporter : Arief Juli Prabowo



















