Dewan Apresiasi Akan Dibangunnya Fly Over Mengkreng Upaya Kurangi Kemacetan Parah

Dewan Apresiasi Akan Dibangunnya Fly Over Mengkreng Upaya Kurangi Kemacetan Parah
Gambaran kemacetan di Simpang Tiga Mengkreng. (ist)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Komisi III DPRD Kabupaten Kediri apresiasi terhadap langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh para bupati di tiga wilayah, masing-masing Bupati Kediri, Bupati Jombang dan Bupati Nganjuk.

Ketiga bupati ini koordinasi dengan Gubernur Jatim yang sudah membuat usulan ke pusat terkait fly over yang akan dibuat di Simpang Tiga Mengkreng.

H. Totok Minto Laksono Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kediri menjelaskan, proyek infrastruktur berskala strategis tersebut harus dimulai dengan perencanaan yang matang.

Read More

Supaya dalam pelaksanaan maupun maintenance nanti sesuai dengan harapan untuk dapat mengurai kemacetan total di Mengkreng.

Ini untuk kenyamanan dan keselamatan di jalan raya serta dampak multiplayer efeknya ke masyarakat Kediri, Nganjuk dan Jombang betul-betul bisa dirasakan.

Baca Juga :DPO Berbulan-bulan, Pembunuh Mak Santi di Madiun Akhirnya Tertangkap

“Harapan saya pada tahun 2027 pembangunan fly over mudah-mudahan sudah bisa masuk menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), karena kalau masuk PSN semua anggaran kurang lebih sebesar Rp800 miliar,- semuanya akan dibiayai oleh APBN,” jelasnya, Selasa (12/5/2026).

“Saya mengapresiasi legal action yang dilakukan antara Bupati Jombang, Bupati Kediri, Bupati Nganjuk dengan Gubernur Jatim apabila project proposal sudah diajukan kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU RI,” katanya.

Politisi senior Partai Gerindra Kabupaten Kediri ini menilai jika selama ini Simpang Tiga Mengkreng dikenal sumber kemacetan di wilayah Kediri utara yang merupakan jalur jalan tiga wilayah masing-masing Kabupaten Kediri, Jombang dan Nganjuk. Jika nanti ada fly over tentu akan memperlancar arus lalu lintas di jalur tersebut.

Sesuai dengan programnya tujuan dibangun fly over Simpang Mengkreng untuk mengatasi kemacetan kronis dan meningkatkan koneksivitas, mempercepat dan mempermudah aksesibilitas antarwilayah Kediri, Jombang Nganjuk.

“Manfaat dibangun fly over ini untuk mengurai kemacetan parah karena mempertemukan kemacetan menahun. Kebutuhan anggaran konstruksi fly over mencapai Rp715.820.000.000,” urainya.

Baca Juga :Bulog Tulungagung Mulai Salurkan Jagung SPHP untuk Peternak Ayam

Fly over Mengkreng wilayah Kabupaten Kediri lahan yang dibutuhkan seluas 6.890 meter persegi dan alokasi kebutuhan anggaran Rp27.560.000.000. Untuk kebutuhan lahan yang dibebaskan di Jombang luasnya 4.480 meter persegi dengan anggaran Rp8.960.000.000.

Kebutuhan lahan di wilayah Nganjuk ada 7000 meter persegi dan alokasi anggaran Rp56 milliar sehingga total anggaran Rp808 miliar lebih.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *