Kediri, SEJAHTERA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri selama arus mudik lebaran mengimbau Puskesmas di Kabupaten Kediri yang miliki IGD atau non-IGD untuk siaga 24 jam.
Ini untuk antisipasi jika ada pemudik atau warga yang sakit mendadak dan bantuan cepat untuk penanganan darurat.
Ditemui di Pemkab Kediri, Selasa (8/4/2025) usai bertemu Mbak Wabup Dewi, Ahmad Khatib mengatakan, pelayanan publik ini harus dikedepankan dan petugas berjaga sesuai jadwal atau shif yang sudah ditentukan oleh kepala puskesmas masing-masing.
Baca Juga :Jabatan Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Kediri Bergeser
“Penanganan warga yang sakit tiba tiba dan dibawa ke puskesmas terdekat inilah yang wajib ditangani secara cepat. Ada ragam keluhan warga yang sakit akibat kelelahan atau akibat petasan dan kecelakaan. Kita tangani dan jika parah dirujuk ke rumah sakit terdekat,” katanya.
Khatib menambahkan, selain puskesmas yang siaga 24 jam, Dinkes Kabupaten Kediri juga monev tim medis di posko pengamanan mudik lebaran 2025. Ada 6 Posko di pos pengaman dan petugas dinkes siaga di posko.
Adapun Posko tersebut di Mengkreng, SLG, Wates, Grogol, Kandangan, Kunjang dan Pare.
Baca Juga :Geger Diduga Tanaman Mirip Ganja di Ponorogo, ini Penjelasan Polisi
“Kita tempatkan tim medis dari dinkes dan puskesmas terdekat untuk siaga 24 jam di posko dan bergantian sesuai jadwal. Banyak pemudik yang periksa dengan aneka keluhan dan yang utama bisa melayani dengan baik dan bertugas sesuai prosedur yang ada,” imbuhnya.



















