Blitar, SEJAHTERA.CO – Kedatangan Menteri Perdagangan (mendag) Budi Santoso ke Blitar dimanfaatkan para peternak untuk menumpahkan uneg-unegnya soal telur.
Para peternak berharap program makan bergizi gratis atau MBG yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto memberdayakan stok telur dari peternak Blitar langsung.
Permintaan itu disampaikan Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera, Kabupaten Blitar, Sukarman. Usai meresmikan Pasar Nglegok, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyempatkan diri untuk berkunjung ke peternak ayam petelur.
Baca Juga :Libas Persepon Ponorogo 2-1, Persema Malang Sapu Bersih Grub LL Laga 16 Besar Liga 4 Jawa Timur
“Blitar ini ikan pemasok telur terbesar se-Indonesia. Tentu dengan adanya MBG, menjadi angin segar bagi kami para peternak. Lebih diharapkan lagi, jika telurnya memberdayakan langsung telur dari Blitar. Jadi peternak ikut merasakan programnya,” kata Sukarman, Selasa (04/2/2025).
Sukarman mengatakan, sejak digulirkan pada pertengahan Januari 2025 lalu, hingga kini pihaknya melalui koperasi belum menerima pesanan telur untuk kebutuhan MBG.
Padahal, para peternak berharap ikut merasakan dampak positifnya. Dan pihaknya optimistis, peternak yang tergabung dalam koperasi unggas mampu memenuhi kebutuhan telur berapa saja.
Baca Juga :Nilai Transaksi Ikan Hias Tahun 2024 di Kabupaten Kediri Hampir Rp 1 Triliun
Bahkan, dipastikan harganya bisa lebih bersaing. Karena mengambil dari peternak langsung. “Perlu dicatat Blitar pemasok terbesar soal telur. Telur asal Blitar setiap hari juga dikirim ke Jakarta dan daerah-daerah lain,” katanya.
Dia menambahkan, instansi atau Lembaga yang mengurusi MBG bisa sinergi atau koordinasi langsung dengan koperasi telur di Blitar. Soal teknisnya nanti akan dibincangkan lebih lanjut. Maka dari itu, kedatangan Menteri ke Blitar juga menjadi angin segar.
Kementerian perdagangan bisa menjembatani dengan badan gizi nasional yang mengurusi program makan gizi gratis.
Baca Juga :Sembilan Sekdes Berstatus ASN Ditarik Dipindah ke OPD, Ini Kata BKPSDM Kabupaten Tulungagung
Menteri Budi Santoso pun menimpali permintaan dari peternak. Pihaknya berjanji akan koordinasi lebih lanjut. Pihaknya akan mengupayakan pemesanan pemenuhan kebutuhan telur untuk MBG dipesan melalui koperasi.
“Yang jelas, semua bisa merasakan manfaat dari makan bergizi gratis ini. Salah satunya peternak ayam telur ini,” kata Budi Santoso.
Saat ini, harga telur di tingkat peternak masih di angka Rp 23 ribu per kilogram. Untungnya pedagang masih bisa bernafas. Karena harga jagung masih di level aman. Yakni Rp 5 ribu per kilogram.
Baca Juga :Kapolres Jombang Memberikan Penghargaan kepada 24 Anggota Berprestasi
Produksi di Blitar 1000 ton per hari. Kebutuhan jagung 1.200 ton per hari. Blitar merupakan sentra penyumbang telur nasional.



















