Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Perjalanan Persepon Ponorogo untuk maju ke delapan besar Liga 4 Nasional harus berakhir. Hal ini setelah pada pertandingan melawan Persema Malang di Stadion Brantas Kota Batu pada Selasa (4/2/2025) siang, kalah dengan skor 2-1.
Pada pertandingan tersebut, Persepon sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke 8 besar nasional. Namun, tim Bledek Biru (julukan Persema) masih terlalu kuat bagi Persepon.
hal tersebut terlihat sejak di menit awal, dimana Persema langsung menerapkan strategi menyerang. Alhasil memasuki menit 25′, striker Persema mampu mengubah papan skor menjadi 1-0.
Baca Juga :Disambangi Mendag Budi Santoso, Peternak Ayam Kabupaten Blitar Ingin Ikut Andil MBG
Persepon yang tidak mau kehilangan tiket 8 besar nasional, mencoba menyamakan kedudukan. Namun, lini pertahanan Persema cukup solid. Hingga waktu tambahan babak pertama skor tetap tidak berubah.
Di babak kedua, pertandingan baru berjalan 4 menit kiper Persepon harus kembali memungut bola dari dalam jaring gawang. Striker Persema mampu mengubah kedudukan menjadi 2-0 melalui tendangan keras dari dalam kotak penalti.
Tertinggal 2-0, anak asuh Windu Wibowo merubah strategi dengan memasukkan sejumlah pemain. Hasilnya di menit 89′, pemain Persepon nomor punggung 37 Arjun Aryanto mengecilkan ketertinggalan melalui sundulan setelah menerima umpan silang.
Baca Juga :Nilai Transaksi Ikan Hias Tahun 2024 di Kabupaten Kediri Hampir Rp 1 Triliun
Hingga berakhirnya 90′ menit waktu normal, skor tidak berubah untuk kemenangan Persema. Dengan hasil tersebut Persepon tetap mengoleksi 4 poin dari satu kemenangan, satu hasil imbang dan satu kekalahan.
Kekalahan tersebut menjadi kekalahan pertama Persepon selama mengarungi liga 4 zona Jawa Timur, dimulai dari penyisihan hingga masuk 16 besar.
Persepon dipastikan tidak lolos ke 8 besar setelah pada pertandingan berikutnya Persikoba Kota Batu mampu melumat Mojosari Putra dengan skor 5-0. Meski sama sama mengoleksi 4 poin, Persepon kalah jumlah selisih gol dari tuan rumah.
Baca Juga :Dugaan Pidana Penggelapan Oleh Oknum LSM, Tokoh di Nganjuk Minta Polisi Tegas
Usai kekalahan tersebut, pelatih Persepon Windu Wibowo enggan memberikan komentar lebih jauh. Pun dirinya merasa legowo atas hasil yang diperoleh tim Persepon.
“Anak-anak sudah bermain maksimal, tapi pada pertandingan kedua antara Persikoba melawan Mojosari Putra masyarakat bisa menilai sendiri, begitulah wajah sepak bola kita di daerah,” ungkapnya.
Windu juga memohon maaf kepada masyarakat Ponorogo dan suporter Persepon karena belum bisa memberikan hasil terbaik. Ia juga berterimakasih kepada segenap elemen yang telah membantu Persepon Ponorogo hingga di titik sekarang.
Baca Juga :Berbekal Obeng, Pasutri Asal Kabupaten Kediri Gasak Kotak Amal di Tulungagung, Begini Kronologinya
“Saya ucapkan terimakasih atas dukungannya dan memohon maaf belum bisa memberikan hasil yang diinginkan,” tutupnya.



















