Blitar, SEJAHTERA.CO – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar komitmen mewujudkan zero penyakit mulut dan kuku atau PMK. Caranya dengan menggenjot capaian vaksinasi hewan.
Hal itu diungkapkan Kepala DKPP Kota Blitar drh Dewi Masitoh. Dia mengatakan sejak ada temuan kasus PMK pada 2024 lalu, pihaknya semakin gencar vaksinasi. Utamanya vaksinasi ke hewan peliharaan sapi dan kambing.
“Karena dengan vaksinasi menjadi solusi antisipasi PMK. Selain itu menjaga kebersihan kandang,” katanya, Rabu (30/7/2025).
Dia mengatakan saat ini belum ada laporan PMK. Meski begitu pihaknya tetap gencar vaksinasi dan turun ke pasar hewan untuk pengecekan kondisi lalulintas hewan masuk.
Baca Juga :Pria di Tulungagung Diringkus Warga ketika hendak Curi Motor
Pasalnya di Kota Blitar terdapat pasar hewan besar yang menjadi pusat perdagangan sapi dan kambing.
“Maka dari itu pengecekan itu penting juga. Di sisi lain vaksinasi juga diutamakan,” ujarnya.
DKPP sendiri mentargetkan sebanyak 2.014 ekor hewan sapi dan kambing harus tervaksin hingga September 2025 mendatang.
Dari target itu, hingga Juli ini sudah tercapai 1.725 ternak sapi dan kambing. Sisanya itu bakal dipercepat hingga akhirnya target terpenuhi.
Untuk mempercepat capaian vaksinasi sesuai target, juga koordinasi dengan provinsi. “Mudah-mudahan target terpenuhi,” harapnya.
Baca Juga :Asosiasi Pedagang Pasar Kota Madiun Sampaikan Keluhan Retribusi ke Wakil Menteri Pertanian
Guna memaksimalkan vaksinasi, petugas rutin turun ke sejumlah peternakan. Baik warga yang memiliki sapi dalam jumlah sedikit atau banyak. Petugas sudah memiliki data lokasi peternak yang bakal divaksin.



















