DLH Kabupaten Kediri Pasang Papan Baliho Imbauan Mudik Minim Sampah

DLH Kabupaten Kediri Pasang Papan Baliho Imbauan Mudik Minim Sampah
Papan baliho imbauan DLH Kabupaten Kediri terkait mudik bebas sampah dan terpasang di halaman monumen SLG. (bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Mengingat Kabupaten Kediri saat ini sedang memerangi sampah dan berharap warga pemudik lebaran tidak buang sampah sembarangan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri saat puasa dan lebaran pasang baliho.

Diketahui, baliho ukuran 2,5 meter X 1,5 meter itu oleh DLH Kabupaten Kediri dipasang di beberapa tempat yang didatangi warga.

Adapun tulisan di papan baliho tersebut adalah mudik minim sampah. DLH Kabupaten Kediri menyadari saat lebaran arus pemudik meningkat, dan bisa juga diartikan banyak sampah dan meningkat jumlahnya di jalanan wilayah Kabupaten Kediri.

Read More

Baca Juga :Pemuda Selokajang Amblas di Sungai Brantas Ditemukan di Pusaran Sampah Tulungagung

Puthut Agung Subekti Kepala DLH Kabupaten Kediri melalui Arman Fuadi Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B 3 menjelaskan, papan baliho bertuliskan mudik minim sampah itu ada lima poin yang perlu diperhatikan pemudik.

“Di antaranya pemudik disarankan bawa botol minuman tumbler sendiri dan botolnya tidak dibuang namun bisa dipakai berkelanjutan, kedua pilah sampah dengan melihat tulisan antara tempat sampah organik dan non-organik,” ujarnya, Rabu (9/4/2025).

Ditambahkan Arman, imbauan selanjutnya adalah adalah miliki tas ulang yang multi guna untuk belanja dan tidak gunakan tas kresek atau tas plastik untuk belanja.

Baca Juga :Dikhawatirkan Hilangkan Bukti dan Melarikan Diri, Tersangka Korupsi Hibah Program Desa Korporasi Sapi di Kediri Ditahan Kejaksaan

Selanjutnya ke empat bawa wadah makanan sendiri lebih praktis dan tidak sisakan makanan dan kemudian dibuang sembarangan hingga timbulkan sampah.

“DLH menyadari edukasi ini dinilai efektif dan mengkampanyekan tidak buang sampah sembarangan bagi pemudik. Papan imbauan kita pasang di lokasi yang sering dikunjungi orang seperti tempat wisata, RTH dan kawasan monumen SLG,” imbuhnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *