Kediri, SEJAHTERA.CO – Seringnya remaja usia sekolah ikut balap liar, ikut geng motor dan konvoi perguruan silat di musim liburan menjadi perhatian serius DP2KBP3A Kabupaten Kediri.
Karena mereka tidak memanfaatkan dengan baik musim liburan melalui aktivitas yang positif justru ikut balap liar yang berpotensi judi dan nyawa taruhannya jika kecelakaan tanpa bodi protek.
Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri Dr. dr. Nurwulan Andadari mengingatkan orang tua di musim liburan sekolah saat ini ada baiknya lebih ketat mengawasi anaknya yang usia remaja dan usia sekolah.
Tentunya dengan memanfaatkan musim liburan sebaik mungkin dengan menambah pengetahuan atau membantu orang tua untuk menghasilkan hal yang bermanfaat.
Baca Juga :Rayakan Hari Bhayangkara, Personel Polres Blitar Kompak Daki Gunung Kelud
“Catatan dari kami, banyak orang tua atau masyarakat yang menginformasikan ke kami, mereka yang selama liburan ini malah ikut komunitas yang sifatnya ke kegiatan cenderung negatif, anarkis dan merugikan orang lain. Kami ingin orang tua lebih mengawasi mereka lebih ketat lagi jika keluar rumah malam hari,” katanya, Kamis (2/7/2026).
Andadari berharap sekolah bisa memberikan kegiatan alternatif yang memperkaya pengetahuan agar siswa menambah wawasan selama musim liburan dengan aktivitas yang edukatif membangun diri untuk lebih kreatif.
Kesanggupan untuk beraktivitas positif harus dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah.
“Lingkungan sekolah dan keluarga yang berpengaruh positif, sangat mempengaruhi tumbuh kembang mental spiritual siswa. Kegiatan religi keagamaan bisa menjadikan pribadi siswa tangguh dan tidak mudah terpengaruh hal negatif,” imbuhnya.



















