Ekskavasi Candi Gedog Blitar Batal Digelar 2025, Pemkot Usulkan Lanjutan Tahun Depan

Situs Candi Gedog yang berada di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.(aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memastikan bahwa tahun ini tidak ada kegiatan ekskavasi lanjutan di situs Candi Gedog yang terletak di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan.

Baca Juga :Melawan Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Asal Sumsel Ditembak Polisi di Ponorogo

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Disbudpar Kota Blitar, Edy Wasono. Menurutnya, meski sebelumnya telah direncanakan penggalian lanjutan pada 2024, tapi pada 2025 harus ditunda karena keterbatasan anggaran.

Read More

“Meski tahun ini ada efisiensi anggaran, kami akan upayakan agar ekskavasi bisa dilanjutkan pada 2026. Yang penting, tetap ada upaya untuk mengungkap situs ini secara utuh,” ujar Edy.

Ia menambahkan, ekskavasi sebelumnya telah dilakukan sebanyak empat kali, tapi belum berhasil menguak keseluruhan struktur situs candi. Bagian pagar sisi barat dan timur masih belum ditemukan dan menjadi bagian yang paling misterius dari kompleks ini.

“Memang belum sepenuhnya terungkap. Tapi, keterbatasan dana juga harus dimaklumi. Ekskavasi itu butuh biaya besar,” katanya.

Berdasarkan penghitungan sebelumnya, kegiatan ekskavasi membutuhkan dana sekitar Rp160 juta. Biaya tersebut meliputi penggalian dan penyewaan lahan milik warga yang berada di sekitar situs candi.

“Ada beberapa lahan milik warga yang perlu disewa saat ekskavasi dilakukan. Jadi sebagian dana juga dialokasikan untuk itu,” jelas Edy.

Sementara itu, jika rencana ekskavasi kelima jadi dilaksanakan pada 2026, fokus utamanya adalah menggali dan mengidentifikasi kompleks pagar sisi barat situs. Ada dugaan terdapat bangunan yang terhubung antara pagar dan pintu gerbang utama candi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *