Blitar, SEJAHTERA.CO – Perum Jasa Tirta I memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan flushing atau penggelontoran (pladu) sedimen di Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo, Kabupaten Blitar. Jika tidak ada kendala, agenda tahunan ini dijadwalkan mulai Senin (18/5/2026) hingga Sabtu (23/5/2026).
Baca juga:KAI Daop 7 Madiun Lakukan Normalisasi Perlintasan di Blitar, Cegah Kecelakaan
Langkah pemeliharaan rutin ini dilakukan untuk menjaga keandalan infrastruktur sumber daya air, mengembalikan kapasitas tampungan waduk, serta memastikan kelestarian lingkungan di sekitar daerah aliran sungai.
Mengedepankan kolaborasi, Perum Jasa Tirta I telah merampungkan serangkaian tahapan koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah sebelum pelaksanaan dimulai. Pada 13/4/2026, perusahaan telah menyelenggarakan kegiatan koordinasi persiapan flushing secara terpadu bersama jajaran dinas dan pemangku kepentingan terkait.
Lebih lanjut, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga ketahanan pangan dan mendukung sektor pertanian lokal, Perum Jasa Tirta I juga menggelar rapat koordinasi khusus bersama perwakilan Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA) di wilayah Blitar dan Tulungagung pada 6/5/2026. Pertemuan tersebut membahas manajemen tata air irigasi selama masa flushing.
Kepala Subdivisi PSDA Brantas 1 Perum Jasa Tirta I, Arief Satria Marsudi, menyampaikan sinergi aktif masyarakat dan instansi terkait merupakan kunci keberhasilan kegiatan ini. Pelaksanaan flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo merupakan agenda penting tahunan untuk menjamin keberlangsungan fungsi waduk, keberlanjutan pembangkitan listrik di PLTA Wlingi, PLTA Lodoyo, dan PLTM Lodagung, serta kelancaran pasokan air daerah irigasi Lodagung.
“Hal ini memerlukan dukungan penuh dari seluruh pihak. Melalui koordinasi intensif bersama masyarakat dan pemangku kepentingan, kami ingin memastikan seluruh kebutuhan tata air masyarakat telah terakomodasi dengan baik dalam skenario operasional kami,” jelasnya, Jumat (15/5/2026).
Baca juga:Sekolah Rakyat di Blitar Segera Dibuka, Tahap Awal Tampung 270 Siswa dari SD hingga SMA
Ia menambahkan, selama periode flushing berlangsung akan terjadi peningkatan debit dan kekeruhan air, terutama di ruas hilir Waduk Wlingi dan Lodoyo. Oleh karena itu, akan dilakukan penutupan sementara jalan akses lintas Bendungan Wlingi dan Bendung Lodoyo.
Perum Jasa Tirta I juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Blitar, Tulungagung, dan Kediri, untuk tidak beraktivitas di sekitar aliran Sungai Brantas. Warga diminta menghindari kegiatan di bantaran sungai serta menjaga jarak aman dari aliran air.
“Hal ini mengingat potensi derasnya arus air. Kami mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan guna menjaga keselamatan bersama selama kegiatan flushing berlangsung,” pungkasnya.



















