Gabah Panenan Petani Dicuri, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Tangkap layar kamera cctv dilokasi kejadian tampak diduga pelaku berjumlah orang mengendarai sepeda motor mencuri gabah milik warga ditaruh di depan rumah.(sejahtera.co)

Lamongan, SEJAHTERA.CO – Aksi dugaan pencurian gabah kembali meresahkan warga Kabupaten Lamongan. Kali ini, insiden terjadi di Dusun Kedung, Desa Kedungwaras, Kecamatan Modo, pada Minggu dini hari (22/6/2025) sekitar pukul 03.41 WIB. Kejadian tersebut berhasil terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di salah satu rumah  di sekitar lokasi kejadian dan kemudian diunggah melalui media sosial.

Baca Juga :Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Batu Gelar Ziarah ke TMP Suropati

Dalam unggahan video yang viral tersebut, pemilik akun @priyawati_11 menuliskan peringatan tegas kepada warga. “Info maling gabah bolo, lokasi Dsn Kedung, Ds Kedungwaras, Kec Modo. Gwe warga Lamongan sing ati-ati bolo, akeh maling,” tulisnya.

Read More

Rekaman video menunjukkan dua orang terduga pelaku melancarkan aksinya dengan mengendarai sepeda motor. Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa aksi pencurian ini tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan juga di tempat lain di sekitar wilayah tersebut. Sontak
memicu beragam komentar dan peringatan dari warganet.

Warga pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di malam hari, menyusul maraknya aksi pencurian hasil panen yang meresahkan masyarakat.  Pihak berwenang diharapkan dapat segera menindaklanjuti kejadian ini dan meningkatkan patroli di wilayah – wilayah rawan pencurian gabah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Mengingat kasus pencurian gabah yang kerap terjadi di musim panen, merugikan para petani yang telah bersusah payah.

Sementara itu, Kapolsek Modo AKP Suroso saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (23/6/2025) terkait kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa kejadian tersebut belum di laporkan ke Polsek Modo. “Gak ada laporan pak,” singkatnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *