Kediri, SEJAHTERA.CO – Harga telur di Kabupaten Kediri saat ini Rp29.000 per kilogram, namun di Gerakan Pangan Murah (GPM) harganya Rp25.000 per kilogram.
Murahnya harga telur yang digelar Pemkab Kediri dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri pada GPM untuk meringankan beban warga utamanya ibu rumah tangga saat harga sembako mahal jelang nataru.
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih melalui Arbai Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan, Kerawanan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Kediri membenarkan harga telur di GPM di bawah harga pasar.
Baca Juga :Mantan Direktur PDAM Tirta Penataran Ngandang, Diduga Korupsi Proyek Pembangunan Pengeboran Air
Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada warga saat telur dan sembako lainnya dibutuhkan warga.
“Ada sepuluh titik GPM di Kabupaten Kediri selama bulan November dan Desember 2024 ini. Sebelumnya juga sudah dilakukan kegiatan GPM di waktu waktu sebelumnya. Semuanya dengan harga murah, ” katanya, Selasa (10/12/2024).
Baca Juga :Pj Walikota Batu Berikan Motivasi dalam Rakor Keprotokolan Jawa Timur 2024
Ditambahkan Arbai, telur yang disiapkan di setiap GPM hingga 1 kwintal dan dalam waktu satu jam sudah habis. Pembelinya mayoritas ibu – ibu untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Penyediaan kebutuhan untuk GPM utamanya telur sangat maksimal untuk masyarakat kurang mampu.
“Sedangkan harga sembako dibawah harga pasar selain telur adalah harga beras SPHP Rp57.000 per 5 kilogram. Harga untuk minyak goreng merek Minyakita 15.500 dan untuk gula dari PG harga gula Rp15.500 per kilogram,” imbuhnya.



















