Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkesempatan meninjau langsung pembangunan museum reyog yang berada di kawasan gunung gamping Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.
Khofifah yang didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko juga menikmati sensasi naik ke bangunan setinggi 13 lantai tersebut. Dalam wawancaranya, gubernur dua periode itu mengatakan monumen tersebut merupakan manifestasi kecintaan masyarakat Ponorogo terhadap Reyog.
“Kita ketahui Reyog Ponorogo telah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Unesco, lalu diwujudkan dalam bentuk monumen, tapi jauh sebelum itu kecintaan serta kebanggaan akan budaya Reyog sudah tertanam di masyarakat Ponorogo,” ungkap Khofifah kepada wartawan, Rabu (14/5/2025) sore.
Khofifah menambahkan, jika saat ini pembangunan monumen setinggi 126 meter di lahan bekas tambang batu gamping tersebut sudah mencapai 98 persen. Dimana ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2025 ini.
“Bangunan ini sudah 98 persen tinggal dua persen lagi, mohon doanya agar bisa lancar dan dapat memberikan manfaat bagi bangsa serta negara,” tegasnya.
Sementara itu, Sugiri Sancoko menambahkan main building atau bangunan utama dari monumen tersebut ditargetkan rampung pada Juni ini. Lalu akan dilanjutkan pembangunan tahap kedua serta kelengkapan sarana serta prasarana.
“Mudah-mudahan Juni rampung, lalu nanti kita lengkapi sarana dan prasarananya,” pungkas Kang Giri sapaan bupati.



















