KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Jamaah Pengajian Malam Rabu (PMR) yang selama ini setia dan rutin mendengar tausiyah dari KH Douglas Thoha Yahya atau Gus Lik bertanya-tanya.
Akankan pengajian rutin yang sudah puluhan tahun berjalan itu tetap berlangsung atau tidak sepeninggal Gus Lik wafat beberapa waktu lalu.
Gus Zaenal Hamami atau akrab disapa Mbah Mamik sebagai adik dari Almarhum Gus Lik menyebut kegiatan rutin setiap Selasa malam Rabu itu tetap dilaksanakan setelah Gus Lik wafat.
“Iya akan terus dilaksanakan secara rutin di Langgar Kulon seperti biasa,” ujar Mbah Mamik yang dulu sering mengikuti Gus Lik kemanapun.
Tidak hanya PMR, bebereapa pengajian rutin juga terus dilaksanakan termasuk Pengajian Malam Jumat (PMJ) dan Pengajian Malam Sabtu (PMS).
BACA JUGA : Aksi Pencurian Tabung Gas LPG 3 Kilogram di Kota Batu Terekam CCTV
Namun, Mbah Mamik menegaskan, sampai nanti selesai Pilkada 2024, PMJ dilaksanakan di Langgar Kulon Jamsaren.
“Sampai dengan Pilkada (selesai) PMJ dilaksanakan di Langgar Kulon,” tandas Mbah Mamik.
Menurut Mbah Mamik, semasa hidup KH Douglas Thoha Yahya selalu istiqomah mengisi Pengajian Malam Rabu di Langgar Kulon.
BACA JUGA : Oknum Guru Pelempar Kayu Berpaku Maut di Blitar Terancam jadi Tersangka
Bahkan seringkali KH Douglas Toha Yahya atau Gus Lik berusaha untuk tetap istiqomah meski kondisi kesehatan beliau sedang tidak baik-baik saja.
Seperti biasa, rutinan PMR di Langgar Kulon Kelurahan Jamsaren Kota Kediri juga akan diisi dengan lantunan solawat nabi.
Rencananya, PMR pada Selasa (01/10/2024) akan diisi tausiyah oleh H Anang Darun Najah salah satu adik dari Gus Lik.
“Besuk yang ngisi pengajian Pak Anang,” ujar Mbah Mamik dikonfirmasi sejahtera.co via pesan WatsApp, Senin (30/092024).
BACA JUGA : Petani Desa Brumbung Kepung Gemar Tanam Brambang Sayur Merah dan Putih, ini Sebabnya
Diberitakan sebelumnya, KH Douglas Thoha Yahya meninggal dunia pada Sabtu (21/09/2024) malam di RS Bhayangkara Kediri.
Kepergian sosok kiai kharismatik itu meninggalkan duka bagi jamaah PMR dan PMJ yang selama ini mengikuti kajian rutin bahkan hingga ke luar wilayah Kediri.
Kesederhanaan sikap dan perilaku menjadi daya tarik kuat bagi para jamaah yang selalu setia mengikuti Pengajian Malam Jumat (PMJ) dari berbagai daerah.
BACA JUGA : Razia Jelang Pilkada, Satpol PP Kabupaten Kediri Amankan 30 Botol Isi Miras
Lautan manusia bahkan rela berdesakan untuk memberikan penghormatan terakhir bagi kiai panutan yang selalu mengedepankan suri tauladan itu.
Penulis : Irwan Maftuhin



















