Hapus Stereotip Negatif, ORADO Lamongan Resmi Dilantik

Hapus Stereotip Negatif, ORADO Lamongan Resmi Dilantik
Ketua Pengprov ORADO Jawa Timur, Mahendra Abdilah Kamil bersama jajaran pengurus ORADO tingkat Kabupaten Lamongan.(Ist)

Lamongan, SEJAHTERA.CO – Kabupaten Lamongan mencatatkan sebagai daerah pertama di Jawa Timur yang mengukuhkan kepengurusan Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO).

Pelantikan jajaran pengurus tingkat kabupaten ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengprov ORADO Jawa Timur, Mahendra Abdilah Kamil, Minggu (29/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Jahlul Kahel Iqbal resmi dilantik sebagai Ketua ORADO Lamongan. Momentum ini menandai babak baru bagi olahraga domino di Jawa Timur, di mana Lamongan menjadi daerah pembuka dari 38 kabupaten/kota yang ada.

Read More

Pasca-pelantikan, pengurus ORADO Lamongan menyatakan akan langsung bergerak cepat untuk melakukan penjaringan atlet potensial.

Baca Juga :Harga Bapokting di Pasar Legi Ponorogo Stabil Pascalebaran, Khofifah Pastikan Distribusi Lancar

Muhammad Jahlul Kahel Iqbal menegaskan bahwa langkah konkret yang akan diambil adalah mendorong pembentukan klub – klub domino di setiap kecamatan di seluruh wilayah Lamongan.

“Target kita ada klub – klub yang menyeluruh di Kabupaten Lamongan. Minimal satu kecamatan ada perwakilan klub untuk penjaringan atlet ke depan,” ujar Jahlul.

Bagi klub yang telah memiliki minimal 10 anggota, ORADO Lamongan akan memberikan Surat Keputusan (SK) resmi.

Selain penguatan basis klub, berbagai kejuaraan lokal juga tengah dirumuskan guna menjaring bibit atlet yang mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi.

Langkah akselerasi ini bukan tanpa alasan. Agenda kompetisi olahraga domino di tahun 2026 tergolong cukup padat.

Para atlet hasil penjaringan ini diproyeksikan untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur yang dijadwalkan pada 5 April 2026, serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada akhir Mei mendatang.

Baca Juga :Kasus Pneumonia di Jombang Masih Tinggi, RSUD Catat Ratusan Kematian

Ketua Pengprov ORADO Jawa Timur, Mahendra Abdilah Kamil, menjelaskan bahwa federasi yang baru dideklarasikan pada awal Januari 2026 di Jakarta ini memang tengah fokus memperluas kepengurusan daerah.

Hal ini dilakukan guna memenuhi persyaratan administratif menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Menanggapi pandangan miring masyarakat, Mahendra menegaskan bahwa domino di bawah naungan ORADO adalah olahraga prestasi yang mengandalkan strategi, bukan perjudian.

Melalui standardisasi kompetisi yang ketat, pihaknya berkomitmen menghapus stereotip negatif yang selama ini melekat.

Baca Juga :Reyog Balon Carnival 2026 Meriah, Puluhan Balon Hiasi Langit Ponorogo

“Sebenarnya kalau kita bicara judi, semua olahraga bisa juga jadi judi. Maka itulah kenapa stereotip domino ini kita ubah sebagai olahraga prestasi dan strategi yang dilombakan di setiap tingkatan, mulai kabupaten, provinsi, hingga nasional,” tegas Mahendra.

Reporter : Suprapto

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *