Harga Bapokting di Pasar Legi Ponorogo Stabil Pascalebaran, Khofifah Pastikan Distribusi Lancar

Harga Bapokting di Pasar Legi Ponorogo Stabil Pascalebaran, Khofifah Pastikan Distribusi Lancar
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Plt. Bupati Ponorogo saat meninjau harga bapokting di Pasar Legi.

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung harga bahan kebutuhan pokok penting (bapokting) di Pasar Legi Ponorogo, Minggu (29/3/2026).

Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok komoditas setelah Hari Raya Idulfitri.

Dalam kunjungannya, Khofifah menyampaikan bahwa kondisi pasar relatif terkendali.

Read More

Distribusi bahan pokok dinilai berjalan lancar dengan harga yang cenderung stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan dibandingkan saat momentum Lebaran.

“Di awal Syawal ini kami ingin memastikan distribusi sembako tetap aman dan lancar. Dari hasil pantauan di Pasar Legi Ponorogo, harga terpantau stabil bahkan sebagian mengalami penurunan,” ungkap Khofifah kepada koranmemo.com.

Baca Juga Kasus Pneumonia di Jombang Masih Tinggi, RSUD Catat Ratusan Kematian

Salah satu komoditas yang mengalami penurunan signifikan adalah daging ayam. Jika sebelumnya sempat menyentuh Rp55 ribu per kilogram saat Lebaran, kini harganya turun menjadi sekitar Rp38 ribu per kilogram.

Selain daging ayam, sejumlah komoditas lain seperti beras SPHP, minyak goreng Minyakita, hingga daging sapi masih berada dalam kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Secara garis besar harga dan ketersediaan stok di pasaran aman dan terkendali,” tegasnya.

Khofifah juga mengapresiasi peran Bulog dalam menjaga stabilitas harga beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Di Pasar Legi Ponorogo, harga beras SPHP tercatat Rp57 ribu per 5 kilogram dan dinilai masih terjangkau masyarakat.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa sistem distribusi pangan di daerah berjalan efektif.

Ia pun meminta pemerintah daerah terus melakukan pengawasan rutin guna mengantisipasi lonjakan harga yang berpotensi merugikan masyarakat.

Baca Juga Reyog Balon Carnival 2026 Meriah, Puluhan Balon Hiasi Langit Ponorogo

“Monitoring dari tim Pemkab harus terus dilakukan agar harga tetap sesuai standar yang berlaku di pasar,” tegasnya.

Dalam pemantauan tersebut, sempat ditemukan harga Minyakita dijual di atas HET. Namun setelah dilakukan koordinasi cepat dengan pihak terkait, harga kembali disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

“Sudah dikoordinasikan dan saat ini harganya sudah sesuai HET,” pungkas Khofifah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *