Harga Plastik Melonjak Tajam, Pedagang Kecil di Kota Batu Mulai Tertekan

Harga Plastik Melonjak Tajam, Pedagang Kecil di Kota Batu Mulai Tertekan
Harga Plastik Melonjak Tajam, Pedagang Kecil di Kota Batu Mulai Tertekan

Batu, SEJAHTERA.CO – Kenaikan harga produk plastik di Kota Batu kian menggila. Dalam hitungan pekan, lonjakannya tak tanggung-tanggung, bahkan menembus hingga 100 persen.

Kondisi ini mulai membuat pedagang kecil kelimpungan, terutama mereka yang bergantung pada penjualan kemasan plastik.

Salah satu pedagang, Miftah Husadiah, mengaku kenaikan harga sudah terasa sejak pertengahan Ramadan. Kenaikan terjadi bertahap, namun terus merangkak naik hingga saat ini.

Read More

“Awalnya naik sekitar 20 persen, lalu 50 persen. Sekarang ada yang sudah sampai 100 persen. Hampir semua item ikut naik,” ungkapnya, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga :Terseret Kasus Dugaan Kredit Mikro Bermasalah, Pegawai Bank di Jombang Ditahan Kejaksaan

Beberapa produk yang mengalami kenaikan signifikan di antaranya plastik foam dari Rp23 ribu menjadi Rp32 ribu per bal.

Kantong plastik yang sebelumnya Rp6 ribu kini menjadi Rp12 ribu per pak. Sementara gelas plastik atau cup melonjak dari Rp9 ribu menjadi Rp15 ribu per pak.

Kenaikan ini diduga kuat dipicu terganggunya pasokan bahan baku impor. Situasi geopolitik global, termasuk konflik antara Amerika Serikat dan Iran, disebut-sebut ikut memengaruhi distribusi bahan baku plastik.

“Dari distributor sudah naik duluan. Katanya karena impor terganggu,” jelasnya.

Dampaknya, pedagang kini dihadapkan pada dilema. Di satu sisi harus menyesuaikan harga jual, namun di sisi lain daya beli masyarakat justru melemah.

Tak sedikit konsumen memilih beralih ke alternatif kemasan lain yang lebih murah.

Baca Juga :Gelar Vaksinasi Hepatitis B Tahap Pertama bagi Anggota, ini Harapan Polres Nganjuk

“Penjualan jelas turun. Pembeli sekarang banyak yang cari yang lebih hemat,” tambahnya.

Kondisi ini juga membuat pedagang harus lebih berhati-hati dalam mengambil stok. Jika salah langkah, kerugian bisa mengintai akibat barang tak terserap pasar.

Para pedagang berharap pemerintah segera turun tangan menstabilkan harga, agar roda perdagangan kembali normal dan tekanan terhadap pelaku usaha kecil bisa berkurang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *