Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober, diperingati Polres Ponorogo dengan menggelar kegiatan bakti sosial sunatan massal gratis. Tercatat ada 100 anak yang mengikuti kegiatan yang digelar di Aula Wengker Polres Ponorogo ini.
Baca Juga :Operasi Zebra Semeru 2024 di Wilayah Hukum Polres Trenggalek Rampung, ini Hasilnya
Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo mengungkapkan jika kegiatan sunatan massal tersebut hasil kerja sama antara Polres Ponorogo dengan Asosiasi Sunat Modern Indonesia. Dengan sasaran keluarga kurang mampu serta yatim piatu.
“Kami utamakan bagi mereka yang kurang mampu, yatim piatu baru masyarakat umum untuk baksos sunatan massal ini,” ungkap AKBP Anton Prasetyo, kepada koranmemo.com, Senin (28/10/2024).
Baca Juga :Relawan Muda Nusantara Kota Madiun, Deklarasi Dukung Paslon Maidi-Panuntun pada Pilkada 2024
Pihaknya bersyukur atas terselenggaranya kegiatan sunat atau khitan massal tersebut. Selain untuk menunaikan anjuran agama, khitanan atau sunatan massal tersebut bertujuan untuk meringankan beban masing-masing keluarga peserta dari masyarakat Kabupaten Ponorogo.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu menyukseskan kegiatan sunatan massal ini,” ungkapnya
Baca Juga :KPU Kabupaten Kediri Sortir dan Lipat Surat Suara Pilgub Jatim, Begini Prosesnya
Anton berharap dengan adanya kegiatan itu, Polres Ponorogo bisa lebih dekat dengan masyarakat, khususnya warga Kabupaten Ponorogo. Di sisi lain, kegiatan ini bukan pertama kali digelar.
Menurutnya, setiap tahun Polres Ponorogo selalu menggelar bakti sosial, baik berupa sunatan massal maupun kegiatan lainnya.
Baca Juga :Pilkada Serentak 2024, KPU Kota Kediri Terima Logistik 229.989 Surat Suara
“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan Polri semakin dekat dengan masyarakat dan semakin dicintai masyarakat,” pungkas mantan Kapolres Madiun tersebut.
Sementara itu, Dasta Ibrahim Al Farabi (9) salah satu peserta mengaku tidak merasakan sakit saat disunat. Pun, siswa kelas 3 SD tersebut sudah langsung bisa beraktivitas seperti sebelumnya.
Baca Juga :Peringati Hari Sumpah Pemuda, Pjs Bupati Trenggalek Tekankan Soal ini
“Sudah lega karena sudah sunat, tadi sedikit sakit seperti dicakar singa,” guraunya.



















