Kediri, SEJAHTERA.CO – Warga Kelurahan/Kecamatan Mojoroto Kota Kediri ditemukan meninggal dunia mendadak saat hendak pijat, Rabu (22/1/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, korban yang diketahui bernama Soepardi (74). Dia meninggal mendadak diduga karena sakit jantung.
Baca Juga :Non Sengketa, Kepala Daerah Terpilih Pilkada 2024 Dilantik 6 Februari
Berdasarkan keterangan saksi, Daminah (55), korban datang mengendarai sepeda motor untuk pijat di rumahnya Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto. Menurutnya lansia itu sudah berlangganan sebulan sekali. Pada saat itu, korban bertemu dengan tukang pijat dan sempat ngobrol sebentar.
Setelah itu, korban dipersilakan masuk ke dalam kamar dan tukang pijat membuatkan minuman air gula untuk korban.
“Setelah air minum sudah jadi, Daminah masuk ke dalam kamar dan mengetahui korban dalam posisi keadaan duduk tertelungkup di atas kasur,” kata Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto.
Kompol Rudi menuturkan, korban kemudian direntangkan oleh tukang pijat sambil dada di pegang dengan berkata Pak Bangun, Pak Bangun (Bapak Bangun, Bapak Bangun). Namun, tidak ada respons. Karena tidak ada respons, Daminah pun berlari keluar rumah untuk meminta tolong kepada tetangganya
Baca Juga :Rekonstruksi Pembunuhan Keluarga Guru Ngancar, Polisi Temukan Fakta Baru dari Puluhan Adegan
“Selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Pojok dan keluarga korban,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan, Kompol Rudi Purwanto beserta anggota dan petugas Puskesmas Sukorame mendatangi lokasi. Pihak kepolisian pun segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap korban. Petugas Puskesmas Sukorame memastikan korban dalam keadaan meninggal dunia.
Menurut Rudi, diduga sementara meninggalnya korban di dalam kamar sebelum dilakukan pemijatan. Selain itu, tidak ditemukan adanya luka tanda aniaya baik benda tumpul ataupun tajam.
“Dari keterangan anaknya bahwa orang tuanya memang mempunyai riwayat sakit jantung sejak 10 tahun yang lalu,” ungkap Kapolsek Mojoroto.



















