Jombang, SEJAHTERA.CO – Menjelang bulan suci Ramadan, usaha jasa cuci karpet sajadah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengalami lonjakan pesanan. Banyaknya permintaan pencucian dari masjid, musala, hingga pondok pesantren membuat bisnis ini kebanjiran pelanggan.
Salah satu pemilik usaha laundry karpet sajadah yang merasakan berkah jelang Ramadan ini adalah Edi Musyaddad, pemilik usaha di Jalan Gajayana, Kepanjen, Kabupaten Jombang. Sejak didirikan pada tahun 2022, bisnisnya terus berkembang, terutama saat menjelang Ramadan.
Baca Juga :Memukau dan Penuh Makna, Menyaksikan Pertunjukan Teater Pelajar di Jombang
“Pesanan meningkat drastis, sekitar 70 hingga 80 persen dibanding hari biasa. Biasanya kami hanya menerima lima pesanan pencucian karpet sajadah per hari, sekarang jelang Ramadan bisa lebih dari 20,” ujar Saiful Rizal, General Manager Jasa Cuci Karpet Sajadah Jombang, Minggu (23/2/2025).
Di tempat ini, proses pencucian dilakukan melalui beberapa tahapan agar hasilnya bersih dan harum. Setelah dicuci, karpet dijemur, kemudian diberikan pengharum sebelum dikemas kembali.
Untuk jasa pencucian, tarif yang dikenakan sebesar Rp12.000 per meter. Mayoritas pelanggan berasal dari musala, masjid, serta pondok pesantren di Jombang. Dengan lonjakan permintaan ini, omzet usaha tersebut selama Ramadan bisa mencapai Rp200 juta hingga Rp300 juta per bulan.
Salah satu pelanggan, Abdurrahman, mengungkapkan bahwa jasa ini sangat membantu dalam menjaga kebersihan tempat ibadah menjelang bulan suci.
“Setiap tahun kami rutin menggunakan jasa pencucian karpet sajadah agar lebih bersih dan nyaman saat digunakan untuk beribadah,” katanya.
Selain karpet sajadah, permintaan untuk laundry pakaian ibadah seperti mukena juga meningkat signifikan. Ramadan bukan hanya bulan suci, tetapi juga membawa berkah bagi para pelaku usaha di bidang ini.



















