Kediri, SEJAHTERA.CO – Sampel snack, minuman kemasan, dan makanan di kirim ke balai Kesehatan Jawa Timur di Surabaya setelah warga keracunan masal akibat di acara keagamaan di Desa Krecek Badas, Selasa (1/10/2024).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr Ahmad Katib menyampaikan, sejauh ini sampel snack dan minuman masih dalam pemeriksaan.
“Ini untuk mengetahui sebenarnya kandungan makanan yang ada di dalamnya. Hasilnya bisa diketahui minggu ini dan kita tunggu hasil pemeriksaan lab. Karena tulisan masa kedaluarsa yang seharusnya ada menjadi kusam dan terhapus,” jelasnya.
Baca Juga :Ratusan Jemaah Pengajian di Desa Krecek Badas Keracunan Massal, Diduga Imbas Makanan Kedaluarsa
Tercatat dari 155 orang yang alami keracunan akibat makanan snack dan minuman kedaluarsa di Desa Krecek Kecamatan Badas dalam perawatan di rumah sakit, Senin (1/10) malam. Sebanyak 129 dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Kediri (RSKK) dan 26 orang RS HVA Tulungrejo Pare.
Sementara untuk 121 orang di RSKK sudah pulang, dan 8 lainya masih dalam perawatan di RSKK namun kondisi hari ini semakin membaik. Secara umum kondisi semua warga yang keracunan semakin membaik.
Baca Juga :Polres Kediri Lanjutkan Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Ghoib, Pelapor Hadirkan Dua Saksi
Terkait hal ini Pjs Bupati Kediri merespons cepat memantau perkembangan kondisi pasien yang alami keracunan.
“Untuk pembiayaan perawatan hingga sembuh ditanggung BPJS dan mereka sudah tercover di BPJS. Kita berharap semuanya bisa sehat secepatnya dan pulang ke rumah,” imbuhnya.



















