Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Jembatan Gondang yang berada di Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, resmi ditutup selama enam bulan mulai Selasa (2/6/2026). Penutupan dilakukan seiring dimulainya proyek perbaikan jembatan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, mengatakan penutupan Jembatan Gondang mulai berlaku pukul 14.30 WIB dan akan berlangsung hingga 11/12/2026. Untuk mengantisipasi dampak penutupan, petugas telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pengguna jalan.
“Hari ini Jembatan Gondang resmi ditutup dan kami sudah menyiapkan tiga jalur alternatif bagi kendaraan roda dua dan roda empat untuk menghindari Jembatan Gondang,” kata AKP Taufik Nabila, Selasa (2/6/2026).
Tiga jalur alternatif yang disiapkan untuk kendaraan roda dua dan roda empat meliputi jalur Simpang Tiga Gondang ke arah timur hingga Simpang Tiga Timur Polsek Kauman, jalur Simpang Tiga Mojoarum menuju Simpang Tiga Pampang, serta jalur Simpang Tiga Malasan, Trenggalek menuju Simpang Empat Gempolan, Tulungagung.
Sementara itu, kendaraan roda enam atau lebih diarahkan melalui jalur berbeda. Dari arah Tulungagung menuju Trenggalek, kendaraan besar diwajibkan melintas melalui Simpang Empat Tamanan ke arah selatan hingga Simpang Empat Bandung, kemudian berbelok ke timur menuju Trenggalek.
Menurut Taufik, tiga jalur alternatif yang telah disiapkan tidak diperbolehkan dilalui kendaraan roda enam. Petugas gabungan dari Satlantas Polres Tulungagung dan Dinas Perhubungan akan melakukan pengawasan secara intensif selama masa penutupan jembatan.
Baca juga:Antisipasi Kekeringan, BPBD Tulungagung Siapkan 50 Unit Tandon Air
“Tiga jalur alternatif khusus roda dua dan roda empat itu tidak boleh dilalui kendaraan roda enam karena sudah kami siapkan jalur alternatif tersendiri. Apabila nekat melintas, kami akan melakukan penindakan,” tegasnya.
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, sekitar 20 personel gabungan disiagakan di sejumlah titik strategis. Mereka ditempatkan di Simpang Empat Tamanan, Simpang Empat Kauman, dan depan Polsek Gondang.
Petugas akan memberikan informasi sekaligus mengarahkan pengguna jalan yang belum mengetahui perubahan arus lalu lintas akibat penutupan Jembatan Gondang. Setelah kondisi lalu lintas dinilai stabil, pola pengamanan akan dilanjutkan melalui patroli rutin di sejumlah titik.
“Pada tahap awal penutupan ini tentu masih ada pengguna jalan yang belum mengetahui jalur alternatif yang telah disediakan. Petugas akan membantu mengarahkan di lapangan. Jika kondisi sudah kondusif, pengawasan akan dilakukan melalui patroli,” pungkasnya.



















