Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Tewaskan 4 Orang di Kota Batu, KNKT Langsung Terjunkan Tim Investigasi

Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Tewaskan 4 Orang di Kota Batu, KNKT Langsung Terjunkan Tim Investigasi
Dirlantas Polda Jatim saat memaparkan kronologis dan kejadian bus pariwisata rem blong.(arief/sejahtera.co)

Batu, SEJAHTERA.CO – Pasca-kecelakaan maut bus pariwisata yang mengalami rem blong dan menewaskan 4 orang di Kota Batu mendapat perhatian serius dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Baca Juga :Mas Bup Dhito dan Mbak Dewi Jadwalkan Bertemu dengan H. Deny Widyanarko dan Hj. Mudawamah

Pantauan koranmemo.com, tim KNKT sudah berada di Polres Batu, dan rencana akan menyelidiki kasus kecelakaan bus pariwisata yang diduga karena rem blong itu.

Read More

“Untuk sementara tim KNKT sudah berada di Polres Batu untuk rapat kordinasi dulu, kemungkinan nanti sewaktu-waktu akan ke lokasi kejadian perkara,” ujar Kapolres Batu AKBP Andy Yudha Pranata ,Jumat (10/1/2025).

Baca Juga :Hore, Dana Desa untuk Kabupaten Ponorogo Naik Rp3,8 Miliar, ini Peruntukkannya

Diketahui, bus pariwisata Sakhindra Trans yang membawa rombongan siswa SMK TI Bali Global menewaskan 4 korban dan 10 korban luka. Hasil penyelidikan polisi, bus itu diduga hilang kendali sejauh 2,3 kilometer lalu menabrak 12 kendaraan baik mobil dan sepeda motor.

Bahkan sebelumnya Dirlantas Polda Jatim Kombes Komarudin menyebut bus itu hilang kendali sejauh 2,3 kilometer dari titik awal Jalan Imam Bonjol hingga titik akhir di Jalan Pattimura. Polisi menduga bus hilang kendali akibat rem tidak berfungsi.

Baca Juga :Kantornya jadi Sasaran Vandalisme Protes, ini Kata Ketua PSSI Kota Blitar

Komarudin menyebut ada 6 sepeda motor dan 6 mobil yang terlibat dalam kecelakaan maut bus tersebut. Menurutnya, ada 7 titik tabrakan di sepanjang 2,3 kilometer TKP bus hilang kendali tersebut. Dari 7 titik tabrakan itu, ada 14 korban meliputi 4 korban meninggal, 2 luka berat dan sisanya mengalami luka sedang dan ringan.

“Ada 7 titik tabrakan dari titik awal sampai titik akhir di Jalan Pattimura. Pada titik pertama mengakibatkan 2 pengendara motor meninggal, kemudian di titik kedua satu korban meninggal. Kemudian di titik ketujuh 1 kendaraan roda empat sampai terseret sejauh 450 meter menyebabkan pengendara meninggal,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *