Kediri, SEJAHTERA.CO – Ajang tahunan yang dinanti-nanti ribuan pecinta Vespa, mulai hari ini, Jumat (10/10/2025), Scooter Festival (KSF) ke-8 digelar di GOR Joyoboyo Kota Kediri, pukul 13.00 WIB hingga malam nanti.
Scooter Festival ke-8 di GOR Joyoboyo akan digelar selama 3 hari, mulai 10-12 Oktober 2025.
Dengan agenda kegiatan sebagai berikut:
* Pada hari pertama, Jumat (10/10/2025) mulai pukul 09.00 WIB, digelar Kesenian Jaranan dan Pecut Samandiman dilanjutkan pembukaan KSFB oleh Walikota Kediri Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Walim
Selanjutnya pengajian akbar bersama KH. Muhammad Abdurrahman Al Kautsar atau Gus Kautsar “Teras Gubuk”.
Baca Juga :Praktisi Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran PLN Jombang, Bisa Masuk Ranah Pidana
Pada hari kedua, Sabtu, (11/10/2025) mulai pukul 08.00 WIB digelar Vespa Gangster Music Community, Rolling Wheel, O’Rangers, People Skankin, RSUD (Reggae Sedjak Usia Dini), Tempoe Doloe, Penyerahan Cinderamata KSF ke-8, Ontran-Ontran, Radiocase, Joni Agung dan Doble T, Undian.
Pada Hari ketiga, Minggu (12/10/2025) mulai pukul 08.00 WIB digelar Rolling Thunder dengan Start dan Finish GOR Joyoboyo.
Ajang tahunan ini, akan menjadi magnet wisata baru dan penggerak ekonomi kreatif di bawah semangat program Kediri City Tourism (D’Cito).
Pembukaan KSF ke-8 digelar Jumat (10/10) di GOR Joyoboyo. Acara ini resmi dibuka oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, bersama jajaran Forkopimda.
Suasana makin khidmat dengan hadirnya KH. Muhammad Abdurrahman Al Kautsar atau Gus Kautsar, yang memimpin pengajian bersama para peserta sebelum rangkaian festival dimulai.
Baca Juga :Polres Malang Ungkap Curanmor di Karangploso, Pelaku Dihadiahi Timah Panas
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, H. Bambang Priyambodo, Kamis (9/10/2025) mengungkapkan, peserta diperkirakan lebih dari empat ribu orang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
“Jumlah peserta akan terus bertambah. Ajang tahunan ini, memberi dampak positif, mengenalkan wisata dan menjadi penggerak ekonomi kreatif sesuai dengan program Kediri City Tourism (D’Cito),” ujarnya.



















