Ketua MWCNU Bandarkedungmulyo Wafat, Warga NU di Jombang Berduka

Ketua MWCNU Bandarkedungmulyo Wafat, Warga NU di Jombang Berduka
Saat jenazah Kiai Tholud Mughni tiba di Ponpes Umar Zahid, Semelo. (istimewa)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Kabar duka menyelimuti warga NU Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang. Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bandarkedungmulyo, Mohammad Tholut Mughni, yang akrab disapa Gus Lut, wafat pada Minggu (17/11/2024) dini hari di usia 53 tahun.

Baca Juga :Dinas PUPR Kota Blitar: Ingat, Desember Bulan Terakhir Pengerjaan Proyek

Keponakan almarhum, Sofiullah Akbar (44), menjelaskan bahwa Gus Lut sempat mengeluhkan sakit lambung pada Sabtu (16/11/2024) kemarin.

Read More

“Beliau dilarikan ke RS Pelengkap Jombang untuk mendapatkan perawatan, tetapi pada Minggu pukul 03.30 WIB, beliau dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

Baca Juga :Pastikan Pilkada 2024 Berjalan Lancar, KPU Kabupaten Kediri Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Jenazah almarhum disemayamkan di Desa Barongsawan, Kecamatan Bandarkedungmulyo. Namun, karena masih merupakan keluarga besar Ponpes Umar Zaed, pemakaman dilakukan di kompleks ponpes tersebut di Desa Semelo pada Minggu pagi pukul 09.00 WIB.

Semasa hidup, Gus Lut dikenal sebagai ulama yang aktif berdakwah di berbagai majelis taklim. Selain itu, ia juga mengajar di Ponpes Umar Zaed Semelo dan memimpin MWCNU Bandarkedungmulyo.

Baca Juga :Debat Ketiga Ditiadakan, Cabup Blitar Rini Syarifah-Abdul Ghoni Kecewa

Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak laki-laki, yang saat ini sedang mondok di Ponpes Krempyang, Tanjunganom, Nganjuk.

Kepergian Gus Lut meninggalkan duka mendalam bagi warga NU, santri, dan masyarakat sekitar. Banyak yang merasa kehilangan sosok panutan yang selalu hadir dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *