Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Konser Tipe X yang digelar di Gor Lembu Peteng Tulungagung pada Sabtu (8/2/2025) malam, rupanya sempat diwarnai aksi kriminalitas yang meresahkan para pengunjungnya.
Pasalnya, Polres Tulungagung sempat menerima laporan adanya puluhan ponsel yang hilang dari tangan pemiliknya.
Kapolres Tulungagung, AKBP Mohammad Taat Resdi mengatakan, konser Tipe X yang digelar di Tulungagung akhir pekan kemarin berjalan lancar.
Baca Juga :Lawan Tangguh, Timnas Indonesia Ditarget Lolos Piala Dunia Lewat Piala Asia U 20 di Tiongkok
Hanya saja, selama konser tersebut berlangsung, petugas Polres Tulungagung sempat menerima laporan adanya kasus kehilangan ponsel oleh para pengunjung.
Selama konser itu berlangsung, total ada sebanyak 49 laporan kehilangan ponsel yang dialami oleh para penonton konser Tipe X tersebut, laporan itu bahkan diterima saat konser baru dimulai.
Kasus seperti ini merupakan kali pertama terjadi, dimana jumlah kehilangan pada konser sebelumnya tidak sampai puluhan kasus.
“Kami mendukung segala bentuk kegiatan yang bersifat meningkatkan perekonomian masyarakat terutama UMKM. Tetapi kami sangat menyayangkan karena adanya laporan kehilangan atau pencopetan selama konser berlangsung,” kata AKBP Mohammad Taat Resdi, Senin (10/2/2025).
Setelah menerima laporan itu, petugas Polres Tulungagung kemudian melakukan sweeping di pintu keluar untuk mengungkap pelaku pencopetan tersebut.
Diketahui, sweeping dilakukan dengan melakukan pemeriksaan bagi setiap pengunjung Gor Lembupeteng yang hendak keluar meninggalkan area konser.
Selama melakukan sweeping serta menyisir area di sekitar Gor Lembu Peteng, petugas akhirnya menemukan ponsel yang dilaporkan hilang itu sebanyak 47 buah ponsel.
Rinciannya, sebanyak 45 buah ponsel dalam kondisi bagus atau normal, sedangkan dua ponsel lainnya ditemukan dalam kondisi rusak.
“Dua ponsel yang rusak itu ditemukan oleh para penonton, kemungkinan rusak karena terinjak-injak oleh para penonton. Sedangkan 45 buah ponsel ditemukan dalam kondisi terbungkus,” ungkapnya.
Baca Juga :Jelang Ramadan, Operasi Keselamatan Semeru Digelar
Ponsel itu kemudian mengembalikan ponsel tersebut kepada pemiliknya. Diketahui, pemilik yang merasa kehilangan harus bisa membuka kode pin ponsel miliknya yang berhasil ditemukan petugas, kemudian menunjukkan foto dirinya pada galeri ponselnya.
Sedangkan untuk dua ponsel lainnya yang masih hilang, petugas Polres Tulungagung melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.
Pihaknya menduga jika pelaku pencurian dua ponsel yang belum ditemukan ini berhasil melarikan diri sebelum petugas kepolisian melakukan sweeping.
“Sebanyak 47 ponsel itu ditemukan terkumpul di dalam tas selempang yang diletakkan di dekat tiang bendera, serta kantung plastik yang dimasukkan ke dalam kardus yang tidak sengaja ditendang petugas kami,” ujarnya.
Polisi menduga pelaku pencopetan pada konser Tipe X tersebut tidak hanya satu orang, melainkan berkelompok. Namun karena mereka mengetahui jika petugas melakukan sweeping, lantas barang-barang hasil curian itu pun diletakkan di berbagai lokasi.
Menurut Taat, berterimakasih kepada panitia konser yang turut membantu petugas dalam melakukan sweeping tersebut, sehingga barang-barang yang hilang berhasil ditemukan.
Kedepan, hal ini akan dijadikan pembelajaran, sehingga pihaknya akan membuka posko aduan di setiap konser.
“Kemarin masyarakat yang hadir juga turut kooperatif dengan tertib mengikuti pemeriksaan barang bawaan yang dilakukan oleh kami. Kedepan di setiap konser di Tulungagung akan kami buka posko aduan, sehingga barang yang hilang bisa segera diproses,” pungkasnya.



















