Korban Pembunuhan di Hutan Kabuh Menjalin Komunikasi dengan Pelaku Sebelum Kehilangan Nyawa

Korban Pembunuhan di Hutan Kabuh Menjalin Komunikasi dengan Pelaku Sebelum Kehilangan Nyawa
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus pembunuhan Muhammad Fa'iz, di Mapolres Jombang, pada Jumat (31/1/2025). (Taufiqur/sejahtera.co)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan mengungkap Muhammad Fa’iz korban pembunuhan di hutan Kabuh, Kabupaten Jombang lebih dulu menjalin komunikasi ke salah satu pelaku, sebelum dihabisi di lokasi kejadian.

Baca Juga :Ditahan Imbang Barito Putera 1-1, Persik Kediri Gagal Raih 3 Poin Kandang

“Akhirnya terungkap identitas korban berasal Desa Katerungan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Dan kemudian dilakukan pengembangan dari Kasatreskrim telah mengamankan 6 orang tersangka di antaranya anak bawah umur,” ungkap Kapolres Ardi dalam pers rilisannya, Jumat (31/1/2025).

Read More

Dalam keterangan lebih lanjut, Kasatreskrim polres Jombang AKP Margono Suhendra menerangkan, dari informasi bahwa korban ini baru saja datang dari Lumajang, menimba ilmu di pesantren.

Namun nahas akhirnya menjadi korban pembunuhan ke enam pelaku yakni berinisial AS (23) warga Jombang, HM (20) warga Kediri, serta AR (24) asal Lumajang, sementara yang dibawa umur, yaitu MR (17), RG (18), KS (17) yang sama-sama warga Jombang.

Baca Juga :Bupati Ponorogo Target Tahun ini Angka Stunting Turun 4 Persen, Sugiri: Semua Harus Kerja Keras

“Berawal korban komunikasi dengan seorang wanita yang merupakan teman pelaku, dan bertemu di rumah kos-kosan pelaku dan diajak minum-minuman miras di daerah Trowulan. Karena terpengaruh minuman wanita yang memiliki asmara dengan pelaku, tiba-tiba dilecehkan oleh korban,” jelasnya.

Lantaran sakit hati, pelaku berniat ingin menguasai barang milik korban berupa ponsel yang sengaja dirampas dan harus ditebus besoknya. Baru keesokan harinya korban ingin mengambil barangnya, ternyata pelaku ini berencana menjalankan aksinya dan menguasai semua barang milik korban.

Baca Juga :Atap Ruang Kelas di Blitar Rontok, KBM TK Al Hidayah Diliburkan, Bangunan Baru Digunakan 8 Bulan

“Di hari itu korban diajak minum lagi dan berduel, setelah kalah pelaku mencekik leher korban dengan sarung sampai tak tersadarkan diri dan dihabisi lagi mengunakan batu ke kepala korban hingga tewas,” terangnya.

AKP Margono setelah meninggal dunia, pelaku mengajak temannya menyeret korban dan dibuang di hutan desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Baca Juga :Sejoli Naik Motor Sport, Terekam CCTV Buang Bayi di Mushola Karangploso

“Atas peristiwa ini para pelaku berhasil diamankan dan otak dalang pembunuhan ini kabur melarikan ke Temanggung,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *