Kediri, SEJAHTERA.CO – Penerbangan internasional dari Bandara Dhoho Kediri untuk ibadah umrah mendapatkan melintas di wilayah udara Lanud Iswahyudi Madiun.
Baca Juga :Warga Antusias Abadikan Momen Bunga Tabebuya Bermekaran di SLG Gumul
Selama ini wilayah udara Kediri masuk wilayah Lanud Iswahyudi Madiun untuk latihan penerbangan pesawat tempur angkatan udara (AU) yang berpangkalan di Lanud Iswahyudi.
Sukadi Asisten I BidanKesrag Ekonomi dan Kesra Kabupaten Kediri membenarkan penerbangan internasional untuk kepentingan Umrah dapat izin dari Lanud Iswahyudi Madiun.
Meski sudah ada izin tapi proses penerbangan langsung ke Jedah akan dilakukan di bulan Desember.
“Memang sudah kantongi izin dari Lanud Iswahyudi dan ini demi keselamatan bersama. Sejauh ini jamaah umrah masih persiapkan administrasi untuk keberangkatan umrah. Sehingga saat tiba, jamaah umrah tidak tunggu lama jamaah bisa langsung terbang ke Jedah,” jelasnya.
Dijelaskan Sukadi, agar penerbangan jamaah umrah lancar di bulan Desember, pesawat yang dicarter sudah ada MoU dengan hotel di Jedah Arab Saudi. Pastinya Pemkab Kediri juga sudah kirim dua surat ke Kemenhub RI.
Baca Juga :Minimalkan Kecelakaan, Polisi Bantu Perbaikan Jalan Berlubang Swadaya Bersama Warga Trenggalek
“Surat tersebut terkait izin penerbangan jamaah umrah dari Bandara Dhoho Kediri ke Jedah. Surat kedua disampaikan di Kediri Raya berpotensi banyak warga yang umrah dan 2024 jumlahnya 31.000 jamaah dan bisa langsung ke Jedah dari Kediri, “ katanya.



















