Lapangan Stadion Brawijaya Tergenang Air, Persik Kediri Ditegur PT LIB

Lapangan Stadion Brawijaya Tergenang Air, Persik Kediri Ditegur PT LIB
Pemain Persik Kediri saat menggelar latihan di Stadion Brawijaya.(istimewa)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Persik Kediri menerima teguran dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait kondisi lapangan di Stadion Brawijaya Kediri, yang digunakan sebagai pertandingan untuk sebagai tuan rumah di kompetisi teratas BRI Liga 1 2024/2025.

Teguran ini muncul usai laga pekan ke-20 menghadapi PSS Sleman, Minggu (19/2/2025) lalu. Saat itu kondisi lapangan dinilai kurang memadai.

Baca Juga :Total Kebakaran di Tulungagung Meningkat Selama 2024, Mencapai 103 Kasus

Read More

Direktur Persik Kediri, Souraiya Farina Al Haddar, membenarkan adanya teguran tersebut. Dirinya mengakui, bahwa perbaikan harus segera dilakukan.

“Mengenai kabar tersebut (teguran terkait lapangan) memang betul, iya,” katanya, Senin (3/2/2025).

Souraiya menuturkan, kondisi stadion memang menjadi perhatian serius bagi manajemen karena menyangkut kebanggaan Persik dan masyarakat Kediri. Menurutnya, Persik Kediri memiliki sejarah besar di kota ini sehingga penting bagi mereka untuk menjaga kualitas stadion sebagai rumah bagi tim.

Baca Juga :Pj Gubernur Jatim Diminta Keluarkan Status Bencana, Legislator Berharap BTT untuk Tangani PMK

“Karena Persik Kediri, ya Kediri, marwahnya di sini. Kita ingin tetap ada di rumah kita sendiri. Makanya, setiap pertandingan, di eboard ada tulisan ‘rumah kita sendiri’ dengan tanda seru,” lanjutnya,” ucapnya.

Manajemen Persik juga mengakui ada sejumlah catatan dari hasil inspeksi yang dilakukan pihak Liga. Catatan tersebut mencakup beberapa aspek penting termasuk kondisi lapangan hingga faktor keselamatan.

“Kalau catatan dari Persik, berdasarkan hasil inspeksi dari Liga, tentu ada catatannya,” tuturnya.

Baca Juga :Amankan Pertandingan Arema FC Lawan Bali United, Polres Blitar Kota Siapkan 666 Personel

Terkait jumlah perbaikan yang harus dilakukan, Souraiya menambahkan, daftar tersebut cukup rinci dan tidak hanya terbatas pada lapangan maupun tidak hanya area lapangan, tetapi juga beberapa area safety. Selain itu, kenyamanan juga diperhatikan dan bukan hanya untuk undangan, melainkan untuk penonton.

Atas hal tersebut, Manajemen Persik telah membicarakan permasalahan ini dengan Pemerintah Kota Kediri sebagai pemilik Stadion Brawijaya.

Mereka berharap ada tindak lanjut dari pemkot agar stadion bisa segera diperbaiki dan memenuhi standar liga.

Baca Juga :Dilarang Jual LPG Bersubsidi, Disperdagkum Ponorogo Dorong Pengecer jadi Pangkalan

Sementara itu, jumlah penonton dalam beberapa laga kandang terakhir mengalami penurunan. Meski ada dugaan kondisi stadion berpengaruh, pihak manajemen juga menyoroti faktor cuaca.

“Kalau yang saya dengar dari kawan-kawan, hujan ya, yang sering turun di sore hari. Itu yang kita terima feedback-nya,” ungkap Souraiya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *