Jombang, SEJAHTERA.CO – Lapas Kelas IIB Jombang terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu upaya terbarunya adalah pelatihan membuat roti dan kue, sebagai bekal keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah mereka bebas dari masa hukuman, Kamis (3/7/2025).
Baca Juga :Porprov Jatim 2025, Kontingen Jombang Optimistis Target 30 Emas Tercapai
Kegiatan pelatihan ini berlangsung dengan pengawasan langsung dari Pelaksana Tugas Kepala UPT BLK Jombang, Tri Wahyanto. Ia hadir untuk melihat proses pelatihan serta memberi motivasi langsung kepada peserta.
Kepala Lapas Jombang, M. Ulin Nuha, mengatakan, pelatihan ini sangat penting sebagai langkah preventif agar warga binaan memiliki kemampuan produktif dan tidak kembali ke dunia kriminal.
“Ini bagian dari pembinaan agar mereka punya keterampilan dan bisa mandiri. Harapannya, saat bebas nanti, mereka bisa bekerja atau membuka usaha sendiri,” jelasnya.
Program pelatihan ini juga masuk dalam 13 Program Akselerasi Pemasyarakatan yang dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Tri Wahyanto menyatakan dukungannya terhadap pelatihan semacam ini agar terus dikembangkan.
“Pelatihan keterampilan seperti ini sangat bermanfaat dan harus diperluas. Ini langkah nyata untuk mencetak warga binaan yang siap kembali ke masyarakat dengan bekal usaha,” tegas Tri.
Lapas Jombang sendiri terus mendorong kolaborasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) maupun lembaga lainnya agar pembinaan berjalan maksimal dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh warga binaan saat mereka bebas nanti.



















