Legislator Jombang Desak Ada Klarifikasi, Terkait Video Viral Pejabat Disdikbud

Legislator Jombang Desak Ada Klarifikasi, Terkait Video Viral Pejabat Disdikbud
Syarif Hidayatullah atau Gus Sentot, Anggota DPRD Jombang periode 2024-2029. (dok.sejahtera.co)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Anggota DPRD Jombang periode 2024-2029, Syarif Hidayatullah, turut angkat bicara terkait video viral yang diupload sebuah akun di Facebook, yang dinarasikan berupa video dua orang pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang bermesraan di ruang kerja.

Baca Juga : PKB – PKS Rekom Petahana, Pilkada Trenggalek Potensi Lawan Bumbung Kosong

Legislator dari Partai Demokrat yang akrab disapa Gus Sentot ini  menyatakan keprihatinannya atas dugaan kejadian tersebut dan mendesak segera adanya klarifikasi.

Read More

Gus Sentot menegaskan bahwa jika benar video tersebut berasal dari  lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang, maka hal itu sangat disayangkan.

“Jika memang benar video tersebut diambil di lingkungan Pemkab, saya sangat menyesalkan hal ini. Perilaku seperti ini, yang tidak pantas dilakukan oleh pejabat publik, pasti menjadi sorotan masyarakat,” ujarnya, Kamis (22/08/) siang.

Baca Juga :Kekeringan Meluas, BPBD Kabupaten Ponorogo Catat Ratusan KK Terdampak

Lebih lanjut, Gus Sentot mendesak agar pihak yang bersangkutan segera memberikan klarifikasi terkait video yang telah menyebar luas di media sosial.

“Kami berharap ada klarifikasi dari dinas terkait, khususnya dari individu yang bersangkutan. Masyarakat sudah memegang bukti dan video ini telah menyebar luas, maka perlu ada tindakan cepat untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi,” tegasnya.

Menurut Gus Sentot, penting untuk melakukan pembuktian atas tudingan yang beredar dengan tetap memegang asas praduga tak bersalah. Ia juga menilai bahwa masyarakat telah dirugikan oleh beredarnya video tersebut dan oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Jombang harus ikut bertanggung jawab.

Baca Juga :Rekom Belum Turun, Ketua DPC PKB: Doakan Secepatnya

“Pemkab juga harus mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah ini. Jangan sampai ada pembiaran,” tandasnya.

Gus Sentot juga menyayangkan pernyataan Penjabat (Pj) Bupati Jombang, Teguh Narutomo, yang sebelumnya menyebutkan bahwa tidak ada yang berkeberatan terkait video tersebut.

Menurutnya, masyarakat yang merasa dirugikan dan keberatan dengan adanya dugaan kasus ini. “Masyarakatlah yang dirugikan, termasuk saya sendiri sebagai bagian dari masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :Diduga Keracunan, Puluhan Sapi di Kota Batu Mati Mendadak, Penyebabnya Lagi Diselidiki

Oleh karena itu, Gus Sentot menekankan perlunya penanganan yang cepat dan transparan dalam kasus ini untuk memastikan kebenaran dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Lebih cepat lebih baik, agar tidak semakin memperburuk situasi,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *