Kediri, SEJAHTERA.CO – Laga perdana Grup L Liga 4 Jatim mempertemukan Inter Kediri melawan Bojonegoro FC berakhir dengan skor kacamata alias tanpa gol di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Senin (6/1/2025).
Baca Juga :Dari Pekarangan Rumah, Rinda Warga Desa Mojongapit Jombang Raup Cuan dengan Budidaya Kaktus
Sepanjang laga, tim asal Kota Kediri ini berhasil menguasai jalannya pertandingan. Namun, serangan yang dibangun belum menghasilkan gol ke gawang Bojonegoro FC.
Setidaknya, ada dua peluang emas yang dimiliki Sackie Teah Doe dkk di babak pertama. Akan tetapi, peluang tersebut dapat digagalkan penjaga gawang Bojonegoro FC.
Begitupun juga babak kedua, skuad Inter Kediri kembali berusaha untuk membobol gawang Bojonegoro FC.
Baca Juga :Sepanjang 2024, Kasus DBD di Tulungagung Capai 1.433 Kasus, Melonjak Tajam Dibandingkan 2023
Beberapa pemain terlihat diganti untuk menambah kekuatan tim. Hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan, laga Inter Kediri melawan Bojonegoro FC berakhir dengan skor 0-0.
Pelatih Inter Kediri Hadian Anton mengaku, anak asuhnya telah berjuang luar biasa untuk meraih tiga poin di kandang. Namun demikian, faktor keberuntungan belum bisa membuahkan hasil untuk mencetak gol ke gawang lawan.
“Secara penguasaan bola, kami sebenarnya sudah menguasainya,” katanya.
Baca Juga :Kota Blitar Belum Jalankan Uji Coba Makan Bergizi Gratis, ini Sebabnya
Anton menyampaikan, skuadnya bermain dengan enjoy sesuai apa yang diinstruksikan pelatih. Akan tetapi, dirinya melihat bahwa benteng pertahanan Bojonegoro FC cukup bagus dan penyelesaian akhir (finishing) dinilai kurang.
Dari hasil tersebut, Inter Kediri akan melakukan evaluasi untuk mempersiapkan pertandingan kedua guna meraih tiga poin penuh.
“Pertandingan kedua kita tidak ada gagal. Memang pemain harus memanfaatkan peluang sekecil mungkin,” ucapnya.
Sementara itu Asisten Pelatih Bojonegoro FC, Ahmad Aries bersyukur atas hasil yang diraih anak asuhnya meskipun mendapatkan 1 poin. Dia menyebut, skuadnya banyak diisi kelahiran 2006 yang mana ditargetkan untuk bermain di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025.
“Kita memang secara materi pemain kalah karena banyak diisi pemain muda,” tuturnya.
Dengan hasil ini, Aries melihat hal yang dinilai baik karena paling tidak semua pemain mempunyai rasa kemauan kuat untuk mengamankan poin di laga perdana tersebut. Ia juga berharap skuadnya bisa bermain lebih baik lagi pada pertandingan kedua.
Baca Juga :Anak Disodomi di Kamar Pas Toko Baju, Ini Kata Kasi Humas Polresta Malang Kota
“Yang perlu kami sampaikan laga ini merupakan permainan pertama bagi mereka di kompetisi Liga 4,” ungkapnya.



















