Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Belasan petugas Kelompok Pemungutan Suara (KPPS) dan Linmas di Tulungagung dikabarkan tumbang usai Pemilu 2024 kemarin. Nahas salah satu Linmas yang tumbang dinyatakan meninggal dunia, Minggu (18/2/2024).
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung, Muchammad Amarodin mengatakan, berdasarkan laporan, terdapat 17 petugas penyelenggara Pemilu 2024 yang tumbang. Rinciannya, 16 diantaranya merupakan petugas KPPS sedangkan 1 orang lainnya merupakan petugas Linmas.
Tumbangnya belasan petugas penyelenggara pemilu itu diyakini lantaran kelelahan akibat tenaga dan pikiran dicurahkan selama kurang lebih 24 jam. Belasan petugas yang masih menjalani perawatan diketahui ada yang rawat inap maupun rawat jalan di rumah sakit atau puskesmas setempat.
“Sebanyak 17 petugas penyelenggara Pemilu 2024 itu tumbang karena bekerja lebih dari 24 jam untuk melakukan perhitungan dan perekapan suara. Untuk usianya rata-rata masih muda,” kata Muchammat Amarodin, Minggu (18/2/2024).
Secara aturan, ungkap Amar, petugas yang sakit maupun yang meninggal dunia ini dipastikan mendapat bantuan pengobatan maupun santunan. Diketahui, untuk petugas sakit menerima uang senilai Rp 5-10 juta sedangkan untuk petugas yang meninggal dunia menerima Rp 35 juta.
Amar memastikan, uang bantuan pengobatan dan santunan tersebut diberikan secara langsung kepada petugas yang bersangkutan. Hal ini merupakan salah satu komitmen KPU untuk memberikan jaminan kesehatan bagi para petugas penyelenggara Pemilu 2024.
“Kami pastikan bantuan pengobatan maupun santunan untuk petugas penyelenggara Pemilu 2024 yang tumbang bisa didapatkan langsung oleh yang bersangkutan,” ungkapnya.
Kendati hanya mendapat laporan 17 petugas, pihaknya akan terus melakukan monitoring maupun melakukan survei lokasi barang kali ada petugas lain yang tumbang dan belum dilaporkan. Hal ini agar KPU Tulungagung bisa memberikan bantuan bagi petugas tersebut.
KPU meminta agar petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) memantau petugas penyelenggara pemilu yang lain. Apabila ada petugas baik itu KPPS ataupun linmas yang sakit bisa segera dilaporkan ke KPU Tulungagung.
“Kami mohon semua petugas maupun pemdes setempat untuk segera melaporkan apabila terdapat petugas penyelenggara Pemilu 2024 yang tumbang karena sakit,” pungkasny.
Repoter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















