Mengaku Wartawan hingga Serang Personal, Bupati Tulungagung Bakal Tempuh Jalur Hukum Jika Kelewat Batas

Mengaku Wartawan hingga Serang Personal, Bupati Tulungagung Bakal Tempuh Jalur Hukum Jika Kelewat Batas
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo saat memberikan pernyataan terkait pihak yang mengaku wartawan dan melakukan penyerangan terhadap dirinya maupun pegawai pemerintah lain. (isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Adanya pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan dengan mengancam pemerintah secara personal saat ini tengah menjadi perhatian Bupati Tulungagung.

Bahkan Bupati Tulungagung tidak segan untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak tersebut, sesuai bukti yang sudah terkumpul.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengatakan, pihaknya tengah memantau terhadap pihak-pihak yang kerap menyerang pemerintah terutama pada dirinya secara personal.

Read More

Hal ini dia buktikan dengan adanya pemberitaan secara sepihak tanpa adanya klarifikasi dengan pihak lain dalam hal ini merupakan pemerintah.

Pihaknya meminta agar setiap pihak meminta klarifikasi terlebih dahulu ketika mendapat informasi, sehingga informasi yang diterima tidak ditelan mentah-mentah.

Baca Juga :Residivis Asal Bandar Kidul Kediri Ditangkap Polres Kediri Kota, Sita Sabu-sabu dan Ganja Siap Edar

Hal ini kerap dia jumpai pada media sosial yang bahkan informasi yang disampaikan pada media sosial tersebut yang menyerang secara personal.

“Kalau dapat informasi apapun itu, mohon klarifikasi dulu, itu justru lebih elok dan lebih bijak. Saat ini diinjak-injak saya diam, dimaki-maki saya diam. Tetapi pada saatnya nanti, akan saya lawan,” kata Gatut Sunu Wibowo, Rabu (28/5/2025).

Saat ini, ungkap Gatut, pihaknya sudah mengantongi bukti-bukti penyerangan terhadap dirinya yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan.

Nantinya, bukti-bukti yang sudah terkumpul itu akan dia gunakan olehnya secara bijaksana untuk nantinya menempuh mekanisme hukum yang berlaku.

Meski begitu, sebelum menempuh mekanisme hukum terhadap pihak-pihak yang menyerang dirinya, pihaknya akan lebih dahulu memberikan teguran terhadap pihak-pihak tersebut.

Baca Juga :Usai Longsor di Kepel, Bupati Nganjuk Semakin Menekankan soal Mitigasi Bencana

Namun jika teguran yang telah disampaikan itu justru tidak diindahkan, maka pihaknya dengan tegas akan langsung menempuh jalur hukum.

“Kami ingatkan lagi, saya dipilih oleh masyarakat Tulungagung secara resmi dan sah. Saya juga punya harga diri, dan saya tidak rela jika harga diri ini diinjak-injak,” ungkapnya.

Atas kondisi ini, jelas Gatut, pihaknya juga akan berupaya untuk mengumpulkan kepala desa (Kades) yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung.

Mengingat para kades ini juga tidak luput dari sasaran penyerangan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan seperti di Kabupaten Trenggalek.

Menurut Gatut, nantinya pihak kades-kades tersebut akan diberi pembekalan sebagai cara menangani secara bijak terhadap wartawan abal-abal yang menekan mereka.

Baca Juga :Resahkan Warga, Polsek Ngronggot Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam

Harapannya, tidak ada lagi adanya kasus pemerasan yang dilakukan oleh wartawan abal-abal kepada para kades maupun pegawai pemerintah yang lain.

“Sebenarnya kami tidak anti kritik, kami justru terbuka terhadap kritik, asalkan kritik yang bersifat membangun demi kepentingan Kabupaten Tulungagung dan bukan penyerangan secara personal,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *