Kediri, SEJAHTERA.CO – Rendahnya partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan menjadi perhatian serius Tiga Pilar Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Dari total 14 RW, hanya lima RW yang mengikuti lomba Pos Kamling atau Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang digelar pada Jumat malam (22/5/2026).
Baca juga:Program BSPS 2026, 159 Rumah Tidak Layak Huni di Kediri Direhab
Kondisi ini mendorong Tiga Pilar Kelurahan Dandangan turun langsung melakukan penilaian Pos Kamling sekaligus menghidupkan kembali budaya ronda malam yang mulai memudar di kawasan perkotaan.
Penilaian dilakukan oleh Lurah Dandangan Elia Setya Chandra, S.Sos., Bhabinkamtibmas Aiptu April Prasetyo, serta Babinsa Serda Andik Saputra dan Kopka Suhadi. Mereka menyisir sejumlah titik Pos Kamling untuk mengecek kesiapan sistem keamanan lingkungan.
Penilaian tidak sekadar formalitas lomba, melainkan dilakukan secara menyeluruh, meliputi kelengkapan Pos Kamling, administrasi Siskamling, keaktifan ronda malam, kondisi keamanan lingkungan, hingga inovasi warga dalam menjaga wilayahnya.
Babinsa Kelurahan Dandangan, Serda Andik Saputra, menegaskan Pos Kamling masih menjadi benteng utama keamanan di tingkat lingkungan. “Keamanan wilayah tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Kuncinya ada pada kepedulian dan kekompakan warga. Pos Kamling menjadi simbol bahwa masyarakat masih peduli terhadap lingkungannya,” tegasnya.
Ia menambahkan, budaya ronda malam saat ini mulai menurun, terutama di wilayah perkotaan. Karena itu, lomba Siskamling dijadikan momentum untuk membangun kembali semangat gotong royong.
“Kami ingin membangkitkan kembali budaya ronda yang dulu sangat kuat. Jangan sampai masyarakat bergerak setelah terjadi gangguan keamanan. Pencegahan jauh lebih penting,” ujarnya.
Andik juga mengapresiasi lima RW yang tetap aktif dan berani mengikuti lomba di tengah minimnya partisipasi wilayah lain. Menurutnya, hal itu menjadi contoh positif bahwa keamanan lingkungan dapat terwujud melalui keterlibatan langsung warga.
Baca juga:Warga Soroti Perizinan Kegiatan dalam Forum Jum’at Curhat Polsek Pesantren Kediri
Sementara itu, Lurah Dandangan Elia Setya Chandra menyebut kegiatan tersebut tidak hanya sebagai ajang penilaian, tetapi juga sarana evaluasi kondisi keamanan di masing-masing wilayah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong RW lain untuk kembali mengaktifkan ronda malam dan Pos Kamling. Lingkungan yang aman akan tercipta jika masyarakat bergerak bersama,” ujarnya.
Kegiatan penilaian berlangsung hingga malam hari dalam suasana akrab antara aparat dan warga. Selain sebagai ajang lomba, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap masukan masyarakat terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.



















