Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Momen libur panjang Isra Mikraj dan Imlek, membawa dampak besar bagi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Ponorogo di sektor pariwisata.
Dari data Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Telaga Ngebel masih menjadi destinasi favorit wisatawan. Tercatat, jumlah kunjungan di Telaga Ngebel mencapai 15.750 wisatawan. Jumlah itu selama enam hari, sejak 24-29 Januari 2025.
Jika dinominalkan, hasil yang diperoleh dari libur panjang itu mencapai Rp236,2 juta. Angka itu diketahui dari banyaknya tiket masuk yang terjual.
“Wisatawan paling banyak dari luar kota. Seperti Madiun, Surabaya, mereka penasaran dengan indahnya Telaga Ngebel,” ungkap Kepala Disbudparpora Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, Jumat (31/1/2025).
Baca Juga :Kecelakaan Maut di Tol Jombang, Dua Penumpang Avanza Tewas
Judha mengatakan, dibandingkan hari biasa jumlah pengunjung yang masuk ke Telaga Ngebel berkisar 1.000 orang. Namun, dalam momen libur panjang tersebut setiap harinya ada sekitar 3.000-an pengunjung.
“Pada tanggal 27 Januari 2025 saja jumlah kunjungan mencapai 4.300 orang sehari,” terangnya.
Jika dihitung lebih jauh, jumlah kunjungan wisata per tanggal 1 hingga 30 Januari 2025, tercatat ada 48.916 wisatawan yang berkunjung ke Telaga Ngebel. Adapun total pendapatan yang diperoleh sekitar Rp 733,7 juta.
Baca Juga :Kematian Sapi Akibatnya PMK di Kabupaten Kediri Ada 40 Ekor
“Kita tancap gas memanfaatkan momen liburan. Dua bulan lagi insya allah PAD-nya bisa tembus Rp1 Miliar,” tegasnya.
Judha menegaskan, ada banyak hal yang membuat wisatawan tertarik berwisata di Telaga Ngebel Ponorogo. Di antaranya karena wisata alam yang masih asri, beragam sajian kuliner hingga adanya water fountain (air terjun menari), speedboat dan wahana permainan lainnya.
“Selain water fountain, saat ini sedang musim panen durian dan ini juga salah satu daya tarik wisatawan,” pungkasnya.



















