JAKARTA, SEJAHTERA.CO – Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) pada 14 September lalu menyisakan polemik.
Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung merespon dengan tegas dan berharap agar bola panas yang timbul di internal Kadin Indonesia tidak mengarah pada dirinya.
Presiden Joko Widodo juga berharap agar persoalan itu diselesaikan secara internal organisasi sehingga tidak meluas.
“Ini bukan organisasi politik, ini adalah organisasi pengusaha, sehingga saya minta diselesaikan secara baik-baik di internal Kadin. Jangan nanti bola panasnya disorong ke saya,” ucap Presiden Jokowi.
BACA JUGA : Siraman Gong Pradah di Alun-alun Lodoyo, Warga Berebut Cipratan Air Berkah
Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo usai Peresmian Kawasan Indonesia Islamic Financial Center dan Kantor FIBA Indonesia di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (17/09/2024).
Presiden Jokowi juga mengakui memiliki hubungan baik dengan para petinggi Kadin Indonesia serta para senior organisasi pengusaha itu.
“Dulu baik dengan Pak Suryo Bambang, baik dengan Pak Rosan Roeslani, baik juga dengan Pak Arsjad, baik juga dengan Pak Anin, baik semuanya,” ujarnya.
BACA JUGA : Malu Hamil Sebelum Nikah, Pasangan Sejoli di Kota Batu Aborsi Janin 3 Bulan
Presiden pun menyatakan bahwa dirinya terbuka untuk menerima kedatangan para stakeholders Kadin yang ingin bertemu.
Namun, ia tetap meminta agar permasalahan yang terjadi dalam organisasi Kadin dapat diselesaikan secara internal.
“Siapapun ingin bertemu dengan saya, saya terbuka, ndak ada masalah. Tetapi sekali lagi, selesaikan masalah Kadin ini di internal Kadin,” tegas Presiden.
BACA JUGA : Jadi Tempat Favorit, Telaga Ngebel Ponorogo Sumbang PAD Ratusan Juta Rupiah Selama Libur Panjang
Dikutip dari laman resmi Kadin, Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid dengan tegas menyatakan berpegang teguh pada AD/ART organisasi.
Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang 1 Tahun 1987 tentang Kadin Indonesia dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2022 hanya ada satu kepengurusan yang sah.
Arsjad menegaskan posisinya sebagai Ketua Kadin Indonesia periode 2021-2026 melalui proses dan tata cara yang sah dan sesuai ketentuan perundangan maupun aturan organisasi.
“Segala bentuk aktivitas Kadin Indonesia, termasuk penyelenggaraan Munaslub harus tunduk dan taat kepada ketentuan UU dan mandat AD/ART,” ujar Arsjad.
Sumber : Setkab, Kadin
Editor : Irwan Maftuhin



















