Operasi Patuh Semeru 2025 Berakhir, Ribuan Pengendara Ditindak, Ada yang Tepergok Bawa Miras

Operasi Patuh Semeru 2025 Berakhir, Ribuan Pengendara Ditindak, Ada yang Tepergok Bawa Miras
Polisi ketika menggelar operasi Patuh Semeru 2025 di wilayah hukum Polres Blitar. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Operasi Patuh Semeru 2025 di wilayah hukum Polres Blitar bergulir sejak 14 Juli 2025 resmi berakhir pada 27 Juli 2025. Selama dua pekan itu polisi mendapati berbagai ulah pengendara.

Ulah pengendara itu ada pula yang membawa minuman keras atau miras. Itu dipergoki ketika aparat menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 atau razia pengendara di wilayah Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Pengendara yang membawa miras itu pun harus berurusan dengan polisi untuk ditangani lebih lanjut.

Read More

Ya, ulah pengendara yang membawa minuman keras itu merupakan rangkaian Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar selama dua pekan. Hasilnya, polisi menemukan ribuan pengendara yang melanggar lalu lintas.

Baca Juga :Jumlah Kecelakaan di Tulungagung Turun 32 Persen Selama Operasi Patuh Semeru 2025

Sebanyak 7.646 pengendara ditindak dengan berbagai pelanggaran. Seperti tidak melengkapi surat izin mengemudi, tidak mengenakan helm pengaman standar SNI hingga pelajar yang nekat mengendarai motor.

“Untuk penindakan ada tilang manual ada pula teguran,” kata Kasat Lantas Polres Blitar AKP Rio Angga Prasetyo, Kamis (31/7/2025).

Dia menjelaskan dari puluhan ribu penindakan itu rinciannya untuk tilang manual dengan cara memberikan surat tilang langsung sebanyak 1.584 lembar tilang.

Ada pula tilang secara elektronik menggunakan mobil khusus yang dilengkapi dengan kamera pengawas hingga teguran.

Untuk operasi pada periode kali ini memang paling banyak adalah teguran langsung. Karena memang sesuai dengan tujuan awal, operasi kali ini difokuskan pada tindakan preemtif, preventif dan represif.

Baca Juga :Jelang Pengesahan IKSPI Kera Sakti di Madiun, Polres Nganjuk Lakukan Penyekatan Jalur Pendekar

“Targetnya salah satu untuk mengurangi angka kecelakaan lalulintas di jalan raya,” katanya.

Dia menambahkan, operasi digelar di berbagai tempat atau lokasi. Utamanya di simpul-simpul yang banyak ditemukan pengendara yang kerap melakukan pelanggaran.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *