Nganjuk, SEJAHTERA.CO – ACN (8) pelajar Sekolah Dasar (SD) di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, ditemukan meninggal dunia di lantai dua rumahnya diduga tersengat listrik.
Baca Juga :Mau Bertransaksi, Pengedar Sabu Nganjuk Diringkus
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Gondang, AKP Supriyanto, korban sebelumnya berpamitan kepada ayahnya untuk melaksanakan salat Maghrib. Namun, hingga menjelang malam, ACN tak kunjung pulang ke rumah.
“Benar kemarin, ada anak SD yang meninggal dunia tersengat listrik,” kata Supriyanto, Selasa (13/5/2025).
Ayah yang khawatir langsung bergegas mencari keberadaan anaknya. Nahas, anak ditemukan dalam meninggal dunia di lantai 2 rumahnya.
Saat ditemukan kondisi tangan kanan korban masih memegang kabel yang masih dialiri arus listrik.
Tubuh korban saat ditemukan dalam posisi terlentang dan kaku serta mengeluarkan busa dari mulut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Gondang bersama SPKT Polres Nganjuk, Unit Inafis, Petugas medis Puskesmas Gondang serta PLN Nganjuk mendatangi lokasi kejadian.
Baca Juga :SK Pengangkatan CPNS Diserahkan Mei, Ini Penjelasan BKPSDM Kabupaten Ponorogo
Petugas PLN langsung memutus aliran listrik sebelum mengevakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban mengalami luka bakar di siku kanan dan kiri, punggung sepanjang kurang lebih 20 centimeter serta telapak tangan kanan.
Hasil pemeriksaan juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban selain luka bakar tersebut.
Barang bukti yang diamankan di antaranya, satu helai kaos oblong warna putih, celana pendek hitam merah dan kabel listrik sepanjang 5 meter.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan visum maupun penyelidikan lebih lanjut.



















