Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Momentum tak biasa terlihat dalam pemilihan kepala desa di Kabupaten Trenggalek. Sebab, dalam proses penyaluran suara, ada sepasang suami istri yang menyita perhatian.
Pasalnya mereka datang ke tempat pemungutan suara dengan mengenakan pakaian lengkap khas pengantin.
Peristiwa itu terjadi di tempat pemungutan suara di Desa Wonocoyo, Kecamatan Pogalan. Rupanya, sepasang pengantin yang mencuri perhatian itu adalah Fando dan Laila.
Mereka masih mengenakan pakaian pengantin saat melakukan pencoblosan karena baru rampung melaksanakan ijab nikahan.
“Ini tadi baru akad nikah jam delapan pagi, selain hari ini merupakan hari spesial kami, kami juga tidak mau golput dalam pilkades ini,” kata Fando, Rabu (25/10).
Sama seperti pemilih pada umumnya. Pasangan pengantin yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap itu mengikuti seluruh alur proses pencoblosan.
Mulai dari pendaftaran hingga pemberian tinta sebagai tanda sudah melakukan pencoblosan. Hanya saja pakaian yang dikenakan menyita banyak perhatian karena tak lazim seperti pada umumnya.
“Kami ingin memastikan bahwa hak pilih kami dapat tersalurkan mengikuti Pilkades ini,” imbuhnya.
Usai melakukan proses pencoblosan, Fando dan Laila kembali ke rumahnya untuk kembali melanjutkan acara pernikahan. Untuk diketahui, dalam pesta demokrasi itu, ada sembilan desa di Kabupaten Trenggalek yang melaksanakan kegiatan serupa.
“Setelah melakukan pencoblosan kepala desa, kami kembali untuk melanjutkan acara temu manten dan resepsi,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















