Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Rony Josua Simanjuntak (21) warga Sumatera Utara yang merupakan pelajar di Kampung Inggris Kediri akhirnya ditemukan meninggal dunia. Pemuda itu tewas usai terseret ombak di Pantai Kedung Tumpang, Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung.
Baca Juga :Kampanye Akbar Paslon DADI Dihadiri Cagub Tri Rismaharani
Koordinator Pos SAR Trenggalek, Nanang Pujo mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang nelayan di Perairan Karang Bolong, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.
Pada saat itu, salah seorang nelayan yang sedang mencari ikan mendapati adanya jasad manusia pada perairan sekitar tempat mencari ikan sekitar pukul 17.05 WIB. Para nelayan kemudian melaporkan temuan mayat itu ke Basarnas Trenggalek agar jasad tersebut segera dievakuasi.
Setelah menerima laporan itu, Tim SAR, Polsek Besuki, dan Petugas RSUD dr. Iskak Tulungagung menuju lokasi temuan. Lalu Petugas mengevakuasi jenazah tersebut dan dibawa ke daratan sekitar pukul 19.00 WIB.
Baca Juga :Operasi Zebra Semeru 2024, Intensifkan Patroli Wilayah Nganjuk Rawan Laka
Jenazah tersebut dibawa ke RS untuk menjalani proses identifikasi di ruang instalasi kedokteran forensik (IKF) RSUD dr. Iskak. “Setelah jenazah berhasil kami evakuasi ke daratan, jenazah tersebut kemudian dilakukan proses identifikasi di RSUD dr. Iskak Tulungagung,” ungkap Nanang Pujo, Minggu (20/10/2024).
Berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan pihak keluarga, jenazah tersebut merupakan jenazah Rony Josua Simanjuntak yang hilang di Pantai Kedung Tumpang. Hal itu terbukti dari ciri-ciri fisik pada jenazah tersebut.
Setelah proses identifikasi selesai, petugas RSUD dr. Iskak Tulungagung kemudian melakukan pemulasaran jenazah jasad Rony Josua Simanjuntak. Kemudian, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga agar dipulangkan ke rumah duka yakni di Sumatera Utara untuk menjalani proses pemakaman di sana.
Baca Juga :Sudah Kantongi Ijin Operasional, Superindo Kota Madiun Siap Dibuka
“Saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga, untuk dibawa ke rumah duka di Sumatera Utara. Dengan berhasil ditemukannya korban, maka operasi SAR kami tutup,” pungkasnya.



















