Pelantikan Kepala Daerah Serentak, Pemkot Batu Pastikan Tidak Ada Kekosongan Kekuasaan

Pelantikan Kepala Daerah Serentak, Pemkot Batu Pastikan Tidak Ada Kekosongan Kekuasaan
Pj Walikota Batu, Aries Agung Paewai.(Arief/sejahtera.co)

Batu, SEJAHTERA.CO – Pemerintah memastikan tidak akan ada kekosongan kekuasaan saat pelantikan kepala daerah dan retret bersama Presiden RI.

Dari kabar terbaru, pimpinan daerah dan wakilnya bakal menjalani pembekalan di waktu terpisah. Tak terkecuali Wali Kota Batu dan Wakil Wali Kota terpilih.

Pj Walikota Batu, Aries Agung Paewai tidak menampiknya. Aries menjelaskan, jabatannya, seperti semua Pj, segera berakhir pada 20 Februari 2025 bersamaan dengan hari pelantikan kepala daerah.

Read More

Baca Juga :Terdampak Refocusing, Pembangunan Lapas Kelas 2 Blitar Tahap 3 Ditunda 

“Saat hari pelantikan, tidak boleh ada kekosongan kekuasaan di daerah. Kemendagri menentukan kebijakan, ada pelaksana harian (plh),” ujar Aries kepada wartawan, Selasa, (11/02).

Menurut Aries, Walikota dan Wakil Walikota Batu terpilih yakni Nurrochman dan Heli Suyanto, akan mendapat masa pembekalan berbeda.

Nurrochman sebagai Wali Kota Batu, bakal duluan mengikuti retret pembekalan bersama para kepala daerah dan Presiden RI Prabowo Subianto. Sementara, Heli Suyanto yang sudah terlantik sebagai Wakil Wali Kota, menjadi plh.

Baca Juga :Menolong Sesama, Wartawan Berburu ODGJ Saat Hari Pers Nasional

Dengan begitu, tidak ada kekosongan kekuasaan pimpinan di Kota Batu. Dalam kesempatan itu, Aries berpamitan kepada para wartawan yang sedang tasyakuran Hari Pers Nasional. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim itu menitipkan Kota Batu agar dikawal pembangunannya.

Dia juga berharap, wartawan tetap menjadi pilar keempat demokrasi. Kritik dan masukan yang membangun sangat diperlukan Kota Batu untuk menyejahterakan masyarakatnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *