Jombang, SEJAHTERA.CO – Pemkab Jombang terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja.
Hingga Mei 2025, tercatat sudah 1.017 tenaga siap kerja telah mengikuti berbagai pelatihan keterampilan yang digelar Pemkab Jombang.
Salah satu kegiatan pelatihan terbaru ditinjau langsung oleh Bupati Jombang Warsubi bersama Wakil Bupati Salmanudin, pada Senin (19/5/2025), di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bangun Karya.
Tercatat sebanyak 137 peserta tampak antusias mengikuti pelatihan di lima bidang keahlian strategis.
Rinciannya, 65 peserta belajar menjahit upper sepatu di LPK Bangun Karya dan Bangun Pertiwi, 16 peserta mengikuti pelatihan pengelasan di LPK BLKK Al Fatich Perak.
Baca Juga:Nekat, Pekarangan kosong di Desa Klurahan Digunakan Judi Sabung Ayam, Begini Akibatnya
Selanjutnya, 16 peserta bidang kuliner di LPK BLKK Muslimat Jombang, 20 peserta menjahit pakaian di LPK Sri Rejeki, dan 20 peserta lainnya mendalami digital marketing di LPK LIBMI Education Center, Mojoagung.
“Kami di 100 hari kerja ini mengadakan pelatihan dan telah melatih 1.017 orang. Termasuk mas dan mbak yang menjahit sekarang ini. Pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kompetensi kita,” ujar Bupati Jombang Warsubi dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, pelatihan yang diberikan bukan hanya untuk mengisi waktu, tetapi benar-benar dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar kerja dan mendorong lahirnya wirausaha produktif.
Kejuruan yang dipilih pun disesuaikan dengan peluang kerja tinggi dan akses pasar yang luas.
“Di dunia kerja sekarang ini membutuhkan sesuatu yang terampil dan punya kompetensi. Kinerja ini harus dipertahankan sebaik-baiknya, dan harus membawa nama baik BLK ini,” ujar Warsubi.
Baca Juga:Tanah Longsor Tutup Akses ke Pura Luhur Giri Arjuno di Kota Batu
“Jika kinerja kita baik, apabila mencari referensi untuk menjahit bisa langsung datang ke BLK ini karena sudah terpercaya,” lanjutnya.
Bupati juga mendorong peserta agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dengan membangun usaha bersama.
Pemkab Jombang, menurutnya, siap membantu dalam urusan perizinan usaha dan pembinaan.
“Mas dan mbak jangan khawatir, karena yang ada di sini memiliki keahlian. Yang penting kalau mau berwirausaha itu harus punya kemauan, setelah kemauan harus memiliki kemampuan,” pesannya.
Ia menambahkan, kombinasi antara kemauan dan kemampuan yang didukung pelatihan dan pendampingan akan menghasilkan SDM yang mandiri dan mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, bahkan global.
Baca Juga:Permintaan Tinggi di Musim Cuaca Ekstrem, Harga Sayur di Kabupaten Kediri Naik
Terlebih, pelatihan digital marketing dinilai sangat membantu dalam memasarkan produk secara lebih luas.
“Jadi mohon ikuti arahan, berlatih dengan sungguh-sungguh, maka Insyaallah apa yang dicita-citakan dapat diijabah oleh Allah,” pungkas Bupati Jombang Warsubi.



















