Pemkab Tulungagung Siapkan 29 Bus, 1.167 Jemaah Haji Berangkat 17–18 Juni 2026

Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sekretariat Daerah (Setda) Tulungagung.
Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sekretariat Daerah (Setda) Tulungagung, Makrus Manan saat memberikan pernyataan terkait persiapan pemberangkatan haji.(foto; muchammad sholeh sirri)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung saat ini tengah mempersiapkan keberangkatan ribuan jemaah haji asal Tulungagung menuju Tanah Suci. Puluhan armada bus telah disiapkan untuk memberangkatkan sekaligus menjemput para jemaah.

Baca juga: Sebanyak 74 ASN Tulungagung Resmi Jadi PNS, Mayoritas Hasil CPNS 2024

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Tulungagung, Makrus Manan, mengatakan rombongan jemaah haji dijadwalkan berangkat menuju asrama haji pada 17 dan 18 Juni 2026. Rombongan tersebut berasal dari kloter 102, 103, 104, dan 105 yang akan diberangkatkan mulai pukul 16.00 WIB.

Read More

Berdasarkan data, empat kloter tersebut akan diisi sebanyak 1.167 jemaah asal Tulungagung yang dipastikan siap diberangkatkan. Berbagai dokumen kelengkapan, seperti paspor dan visa, juga telah rampung sehingga jemaah hanya menunggu jadwal keberangkatan.

“Secara kelengkapan dokumen sudah siap semua. Mereka siap diberangkatkan sesuai jadwal pada 17 dan 18 Juni 2026,” kata Makrus, Rabu (6/5/2026).

Terkait persiapan, Makrus menyebut Pemkab Tulungagung telah menyiapkan 29 unit armada bus untuk mengangkut para jemaah. Seluruh armada berasal dari satu perusahaan otobus (PO) guna mempermudah manajemen selama proses pemberangkatan.

Ia memastikan penyediaan armada bus tidak hanya untuk keberangkatan, tetapi juga untuk kepulangan jemaah. Dengan demikian, pemerintah daerah menyediakan moda transportasi bagi jemaah haji Tulungagung sejak pemberangkatan hingga kembali ke daerah asal.

“Kami menyiapkan 29 bus untuk 29 rombongan, baik saat keberangkatan maupun kepulangan jemaah haji,” ujarnya.

Sementara itu, terkait Petugas Haji Daerah (PHD), pada musim haji 2026 terdapat lima orang yang akan bertugas mendampingi jemaah. Lima PHD tersebut terdiri atas tiga tenaga kesehatan, satu unsur perguruan tinggi, dan satu tokoh agama.

Adapun anggaran yang disiapkan untuk PHD diperkirakan sekitar Rp100 juta atau Rp20 juta per orang. Anggaran ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp150 juta untuk seluruh PHD.

Baca juga:PT Arbila Properti Diduga Tak Berizin, APINDO Tulungagung Desak Penuhi Hak Pekerja

“Tahun kemarin sekitar Rp150 juta. Tahun ini menjadi Rp100 juta, sehingga masing-masing mendapat Rp20 juta,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *